Laporkan Masalah

Pemulihan Mantan Pecandu Narkoba Dewasa Awal: Studi Naratif

Sahrul Ramadhan Darmawan, Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog

2026 | Tesis | S2 Psikologi

Studi pendahuluan menemukan bahwa beberapa individu dewasa awal yang mampu mempertahankan komitmen hidup bebas narkoba, melanjutkan pendidikan, serta membangun hubungan sosial yang sehat. Dewasa awal merupakan masa transisi menuju kemandirian, ketika individu berupaya membangun identitas, tanggung jawab, dan arah hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pemulihan mantan pecandu narkoba pada usia dewasa awal melalui pendekatan naratif. Partisipan penelitian berjumlah lima orang mantan pecandu narkoba (29–40 tahun) yang merupakan alumni dari lembaga rehabilitasi di wilayah Yogyakarta, yaitu Panti Rehabilitasi Pondok tetirah dzikir, Pondok Al-Islamy Kalibawang, dan Rehabilitasi Nawacita. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan pendekatan analisis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan menarasikan pemulihan sebagai proses transformasi diri dari pecandu menuju individu yang tumbuh, berdaya, dan menemukan kembali makna hidupnya. Pemulihan dipahami bukan sekadar berhenti menggunakan narkoba, melainkan upaya membangun kembali identitas diri, memperbaiki hubungan sosial dan keluarga, serta menata kehidupan yang lebih bermakna. Proses tersebut digambarkan melalui empat tema utama, yaitu: (1) Terjerumus oleh rasa penasaran dan lingkungan, (2) Pengalaman menggunakan narkoba, (3) Titik balik kehidupan: dari jerat candu menuju jalan pemulihan (4) rehabilitasi adalah jalan menuju pulih, serta (5) Pemulihan sebagai proses membangun ketahanan dan transformasi diri. Implikasi penelitian ini, Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian pemulihan pecandu narkoba di Indonesia dengan menyoroti pengalaman dewasa awal sebagai konteks perkembangan yang unik. Secara praktis, temuan ini menunjukkan bahwa mantan pecandu mampu membangun kembali fungsi sosial secara adaptif, sehingga berkontribusi pada pengurangan stigma dan perlunya dukungan sosial yang lebih inklusif. 

Preliminary findings indicate that some individuals in early adulthood are able to maintain a commitment to a drug-free life, pursue education, and build healthy social relationships. Early adulthood is a transitional period toward independence, during which individuals strive to develop identity, responsibility, and life direction. This study aims to explore in depth the recovery experiences of former drug users in early adulthood through a narrative approach. The participants consisted of five former drug users (aged 29–40) who were alumni of rehabilitation institutions in Yogyakarta, namely Panti Rehabilitasi Pondok Tetirah Dzikir, Pondok Al-Islamy Kalibawang, and Rehabilitasi Nawacita. Data were collected through in-depth interviews and documentation, and analyzed using narrative analysis. The findings show that participants narrated recovery as a process of self transformation—from being addicted to becoming individuals who grow, are empowered, and rediscover meaning in life. Recovery was not merely understood as abstaining from drug use but as an effort to reconstruct one’s identity, improve social and family relationships, and build a more meaningful life. This process was illustrated through five key themes: (1) being drawn into drugs by curiosity and environmental influences, (2) experiences of drug use, (3) turning points in life: from addiction to recovery, (4) rehabilitation as a pathway to healing, and (5) recovery as a process of building resilience and self-transformation. The implications of this study are, theoretically, that it enriches research on drug addiction recovery in Indonesia by highlighting emerging adulthood as a unique developmental context. Practically, the findings indicate that former drug users are able to rebuild adaptive social functioning, thereby contributing to stigma reduction and underscoring the need for more inclusive social support.

Kata Kunci : pemulihan, mantan pecandu narkoba, dewasa awal, studi naratif, rehabilitasi

  1. S2-2026-524477-abstract.pdf  
  2. S2-2026-524477-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-524477-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-524477-title.pdf