Hubungan perilaku petugas kesehatan dalam mensosialisasikan tablet besi dengan kepatuhan ibu hamil minum tablet besi di Kabupaten Bantul
CIKWI, Prof.dr. Mohammad Hakimi, SpOG.,PhD
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Kematian maternal yang disebabkan oleh Anemia secara global sebesar 17-49 persen dari indirect causes. Prevalensi Anemia di beberapa negara antara lain: Asia Tenggara 80 persen, Mediteranian Timur 64 persen, Eropa 17 persen. Sedangkan di Indonesia berdasarkan Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) 1986 kejadian anemia defisiensi besi sebesar 73,7 persen, SKRT 1992 sebesar 63,5 persen, dan SKRT 1995 sebesar 50,9 persen. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan prevalesi anemia defisiensi besi namun hasilnya belum menggembirakan. Dari beberapa penelitian disimpulkan bahwa rendahnya kepatuhan ibu hamil minum tablet besi merupakan salah-satu penyebab kegagalan penurunan prevalensi anemia. Tujuan Penelitian: Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil minum tablet besi sebagai bahan masukan pada upaya peningkatan kepatuhan minum tablet besi dalam rangka menurunkan kejadian anemia. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional, dengan rancangan cross-sectional. Subjek penelitian yaitu seluruh ibu hamil di Kecamatan Kretek yang berjumlah 84 orang. Lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Kretek Kabupaten Bantul Propinsi DI Yogyakarta. Sedangkan waktu penelitian 29 Oktober 2004 sampai dengan 29 Januari 2005. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linier Sederhana dan Uji t. Hasil Penelitian: Ada hubungan yang signifikan antara perilaku petugas kesehatan dalam mensosialisasikan tablet besi dengan kepatuhan ibu hamil minum tablet besi (p<0.05), dengan r=0,746 dan R2=0,556. Sedangkan Kelupaan tidak ada perbedaan rata-rata kepatuhan antara yang lupa dengan tidak lupa (p>0,05), dan efek samping tidak ada perbedaan rata-rata kepatuhan antara yang ada efek samping dengan tidak ada efek samping (p>0,05) Kesimpulan: Semakin baik perilaku petugas kesehatan dalam mensosialisasikan tablet besi maka semakin tinggi kepatuhan ibu hamil minum tablet besi di Kabupaten Bantul.
Background: Global maternal mortality caused by anemia is as much as 17%-49% from indirect causes. Anemia prevalence in some countries are: 80% for Southeast Asia, 64% for East Mediterranean, 17% Europe. While in Indonesia, according to Household Health Survey, anemia occurrence caused by iron deficiency is 73.7% in 1986, 63.5% in 1992 and 50.9% in 1995. Many efforts have been made to decrease the prevalence of iron deficient anemia but the result is not yet as expected. Some studies conclude that low pregnant mother’s compliance in taking iron tablet is one of reasons leading to unsuccesfull anemia prevalence decline. Objective: To identify the factors influencing pregnant mother’s compliance drink the iron tablet upon which input at effort improve pregnant mother’s compliance in taking iron tablet to decrease anemia occurrence. Method: The study was an observational type with cross sectional design. Subject of the study were all (84) pregnant mother’s (total sampling) at Kretek Subdistrict, Bantul District, Province of Yogyakarta Special Territory. The study was carried out from October 29, 2004 to January 29, 2005. Data analysis used was Simple Linear Regression and t test. Result: There was significant relationship (p<0.05) between health staff’s behavior in socializing iron tablet and pregnant mother’s compliance in taking iron tablet with r=0,746 and R2=0,556. There was no difference of compliance mean in taking iron tablet between forget and not forget (p>0,05). There was no difference of compliance mean in taking iron tablet between side effects and not side effects (p>0,05). Conclusion: The better health staff behave in socializing iron tablet, the higher is pregnant mother’s compliance in taking iron tablet at Bantul District.
Kata Kunci : Kesehatan Ibu Hamil,Kepatuhan Minum Tablet Besi,Perilaku Petugas, iron tablet, health staff, compliance, pregnant mothers