Laporkan Masalah

Implementasi Sistem Informasi Ketenagakerjaan (SIMNAKER) di Dinas Tenaga Kerja Kota Batam

Nadira Rizkynia Melanie, Dr. Erda Rindrasih, S.Si., M.U.R.P

2025 | Tesis | S2 Administrasi Publik

Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi agenda strategis pemerintah daerah, termasuk pada sektor ketenagakerjaan melalui pengembangan Sistem Informasi Ketenagakerjaan (SIMNAKER). SIMNAKER dirancang untuk meningkatkan efektivitas layanan ketenagakerjaan melalui penyediaan informasi pasar kerja, pendataan pencari kerja, serta fasilitasi rekrutmen tenaga kerja secara daring. Namun, implementasi SIMNAKER di tingkat daerah masih menghadapi berbagai tantangan yang memengaruhi capaian kinerja dan pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SIMNAKER di Kota Batam serta mengevaluasi tingkat keberhasilan sistem dari perspektif kebijakan publik dan sistem informasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap aktor-aktor yang terlibat dalam pengelolaan dan penggunaan SIMNAKER. Analisis data dilakukan secara tematik dengan mengacu pada model DeLone dan McLean untuk menilai keberhasilan sistem informasi dan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang menekankan faktor komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMNAKER telah mendukung efisiensi administrasi dan perluasan akses informasi ketenagakerjaan. Namun, efektivitas sistem masih terbatas akibat rendahnya tingkat pemanfaatan oleh pengguna, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, serta belum optimalnya pembaruan dan pengawasan data. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi SIMNAKER tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis sistem, tetapi juga oleh kapasitas kelembagaan dan tata kelola kebijakan digital yang adaptif.

Digital transformation in public service delivery has become a strategic agenda for local governments, including in the employment sector through the development of the Labor Market Information System (SIMNAKER). SIMNAKER is designed to improve the effectiveness of employment services by providing labor market information, registering job seekers, and facilitating online recruitment processes. However, the implementation of SIMNAKER at the local level still faces various challenges that affect its performance and utilization. This study aims to analyze the implementation of SIMNAKER in Batam City and to evaluate the level of system success from the perspectives of public policy implementation and information systems. The study employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis involving key actors responsible for managing and using SIMNAKER. Data analysis was conducted thematically by applying the DeLone and McLean Information System Success Model to assess system performance and George C. Edward III’s policy implementation framework, which emphasizes communication, resources, implementers’ disposition, and bureaucratic structure. The findings indicate that SIMNAKER has contributed to administrative efficiency and improved access to employment information. Nevertheless, the system’s effectiveness remains limited due to low user utilization, constrained human resource capacity, and the lack of optimal data updating and monitoring mechanisms. These findings suggest that the successful implementation of SIMNAKER depends not only on technical system quality but also on institutional capacity and adaptive digital governance to enhance public value in employment services.

Kata Kunci : Implementasi kebijakan, sistem informasi ketenagakerjaan, SIMNAKER, transformasi digital, nilai publik

  1. S2-2025-531050-abstract.pdf  
  2. S2-2025-531050-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-531050-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-531050-title.pdf