Analisis potensi masyarakat terhadap jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat (JPKM) di Kabupaten Asahan
SIREGAR, Darma Halim, Prof.dr. Ali Ghufron Mukti, MSc.,PhD
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang : Terwujudnya Indonesia Sehat 2010 merupakan Visi Pembangunan Kesehatan, Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM) adalah salah satu dari empat pilar strategisnya. Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dengan rencana stratejik lima tahunan menetapkan JPKM sebagai bagian dari sasaran, program dan kegiatan yang harus dilaksanakan, bertolak dari alasan itu dan sebagai tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran serta besaran kemampuan dan kemauan membayar serta minat masyarakat terhadap JPKM di Kabupaten Asahan. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional, teknik pengambilan sampel dengan multistages sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala keluarga yang berdomisili di Kabupaten Asahan, bukan keluarga miskin, bukan peserta dari PT. Askes, PT.Jamsostek dan asuransi kesehatan sejenis lainnya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian : Kemampuan membayar premi berkisar per kapita per bulan Rp.5.798,68, dengan minat responden yang tinggi untuk ikut JPKM yaitu sebesar 97,70%. Kemauan membayar dari pengeluaran yang selama ini dibelanjakan untuk kesehatan Rp.7.520,42, dan kemauan membayar premi sesuai dengan paket pelayanan yang ditawarkan adalah untuk paket 1 sebanyak 88,00% dengan premi sebesar Rp.4.000,00, untuk paket 2 dengan premi Rp.6.000,00 sebanyak 92,50% dan 93,30% untuk paket 3 dengan besar premi Rp.8.000,00. Kesimpulan : Ada hubungan antara kemampuan membayar dan minat terhadap JPKM dengan kemauan membayar premi asuransi/JPKM, ada hubungan antara Pengetahuan tentang JPKM, Persepsi terhadap JPKM, dan Pengalaman penggulangan resiko sakit dengan minat terhadap JPKM dan tidak ada hubungan antara Perkiraan resiko sakit dengan minat terhadap JPKM. Kemampuan membayar premi rata-rata per kapita per bulan Rp.5.798,68 atau dapat dihitung dengan 5% dari pengeluaran non makanan. Paket pelayanan yang diminati adalah paket 1 dan 3.
Background: The realization on healthy Indonesia 2010 is health development mission, in which Managed Care (MC) is one of its four strategic pillars, Health Office of Asahan District with its five year strategic planning determines MC as part of its objective, program and activity which has to be carried out. Objective: The study was intended to describe community’s ability, willingness to pay and interest in MC at Asahan District. Methods: The study was an analytic descriptive type which used cross sectional design with multistages sampling technique. The subject of the study was population living at Asahan District who were non poor families and participant of PT. Askes, PT. Jamsostek and other similar health insurances. Data Collection was done through quesyionnaires. Result: Ability to pay premi was between Rp 5,798.68 – Rp 51,658.69 per person/month with high respondents’ interest in joining MC which was a high as 97.70%. Willingness to pay was as much as their expense for health neccessities, i, e. Rp 7,520.42 and willingness to pay premi according to service pacjage offered was 88.00% for package 1 (Rp 4,000.00), 92.50% for package 2 (Rp 6,000.00) and 93.30% for package 3 (Rp 8,000.00). Conclusion: There was a relationship between ability to pay and interest in MC with willingness to pay insurance/ MC premi, there was relationship between knowledge and perception about MC, and experience of being ill risk prevention with interest in MC, but there was no relationship between risk of being ill anticipation and interest in MC. Ability to pay premi was as much as Rp.5,798.68/month/capita or 5% non food expenditure. Preferred packages were 1 and 3.
Kata Kunci : Asuransi Kesehatan, JPKM, Minat Masyarakat, Asahan