Penentuan prioritas daerah pemekaran fisik kota di kecamatan Slawi dan Adiwerna kabupaten Tegal
Panji Nurul Achmadi, Prof. Dr. Dulbahri; Dra. Kistini, M.S.
2008 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPeningkatan kebutuhan ruang di Kota akibat pertumbuhan penduduk dan keterbatasan ruang, akan menyebabkan pemekaran fisik kota. Penelitian ini bertujuan (1) menentukan tingkat kesesuaian lahan untuk daerah pemekaran fisik kota berdasarkan parameter fisik dan (2)menentukan prioritas daerah pemekaran fisik kota di Kecamatan Slawi dan Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah interpretasi citra satelit, survei lapangan, dan analisis data. Citra satelit yang digunakan adalah citra SPOT-5 sebagian wilayah Kabupaten Tegal. Pengambilan sampel untuk uji lapangan menggunakan metode stratified random sampling. Analisis data menggunakan metode kuantitatif berjenjang tertimbang, yaitu dengan pengharkatan dan pembobotan pada parameter fisik. Prioritas daerah pemekaran fisik kota dihasilkan dari buffer dan overlay peta kesesuaian lahan untuk permukiman, peta kesesuaian lahan untuk perdagangan dan jasa, dan peta kesesuaian lahan untuk industri. Hasil penelitian menunjukkan daerah prioritas untuk perdagangan dan jasa di Kecamatan Slawi seluas 395,54 Ha, daerah prioritas untuk permukiman seluas 661,01 Ha, daerah prioritas untuk jalur hijau seluas 264,84 Ha dan diprioritaskan untuk kawasan lindung seluas 42,18 Ha. Daerah prioritas untuk perdagangan dan jasa di Kecamatan Adiwerna seluas 353,73 Ha, daerah prioritas untuk permukiman seluas 1834,56 Ha, daerah prioritas untuk industri seluas 139,37 Ha, daerah prioritas untuk jalur hijau seluas 1321,77 dan daerah yang diprioritaskan untuk kawasan lindung seluas 42,62 Ha. Karakteristik fisik lahan di Kecamatan Slawi dan Kecamatan Adiwerna secara umum sesuai untuk daerah pemekaran fisik kota.
Increase of space requirement in Urban, effect of growth of resident and space limitation, will cause the urban sprawl. The research aims to (1) determine land suitability for the urban sprawl area pursuant to physical parameter and (2) determine priority of urban sprawl area in Subdistrict of Slawi and Adiwerna of Regency of Tegal. Method used in this research is interpretation of satellite image, field check, and data analysis. Satellite image used SPOT-5 some of Regency of Tegal. Sample to test the field use the stratified random sampling method. Data analysis use the arithmetic and weighted quantitative method, which is the scoring and weighting of physical parameter. Urban Sprawl priority area yielded from buffer and overlay of land suitability for settlement map, land suitability for the commerce and service map, and land suitability for the industry map. Results show the priority area for commerce and service in Subdistrict Slawi is 395,54 Ha, priority area for settlement is 661.01 Ha, priority area for greenbelt is 264.84 Ha and priority area for consevation is 42,18 Ha. Priority area for commerce and service in Subdistrict Adiwerna is 353.73 Ha, priority area for settlement is 1834.56 Ha, priority area for industry is 139,37 Ha. priority area for greenbelt is 1321.77, and priority area for conservation is 42.62 ??. Characteristic of land physical Subdistrict of Slawi and Subdistrict Adiwerna in common is suitable for the area of urban sprawl.
Kata Kunci : kesesuaian lahan, prioritas, pemekaran fisik kota,land suitability, priority, urban sprawl