Pemanfaatan Foto Udara untuk kajian perparkiran pada ruas-ruas jalan di kota Yogyakarta bagian utara
Paramita Sawitri, Drs. R. Suharyadi, M.Sc.
2004 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemanfaatan foto udara dalam menyajikan parameter yang digunakan unuk menentukan kapasitas ruang parkir, melakukan. inventarisasi fasilitas parkir, dan menafsir kebutuhan lahan untuk parkir pada suatu penggunaan lahan, terutama perparkiran pada badan jalan Orthophoto pankromatik hitam putih skala 1: 2.500 tahun 1996 hasil perbesaran dan rektifikasi foto udara skala 1: 13.000 merupakan data utama dalam penelitian ini. Parameter yang digunakan dalam menentukan kebutuhan lahan untuk parkir menurut cara perolehannya dibagi menjadi tiga, yaitu data yang diperoleh dari (1). interpretasi orthophoto secara visual untuk mengetahui karakteristik penggunaan lahan yang mempengaruhi perparkiran pada badan jalan, (2). data sekunder mengenai peraturan pengelolaan parkir pada badan jalan, dan (3). data lapangan untuk mendapatkan karakteristik perparkiran pada badan jalan. Penentuan kebutuhan lahan untuk parkir perlu mempertimbangkan dua parameter penting, yaitu penggunaan lahan dan karakteristik parkir. Karakteristik parkir utama dalam hal ini adalah kapasitas ruang parkir dan tingkat pergantian ruang parkir. Terdapat dua metode dalam menentukan kapasitas ruang parkir, yaitu metode liputan lahan dengan menggunakan hasil interpretasi orthophoto dan metode yang diterapkan oleh Dinas Perhubungan. Sedangkan tingkat pergantian ruang parkir merupakan perbandingan antara kapasitas ruang parkir dengan volume kendaraan yang terparkir. Karakteristik penggunaan lahan merupakan hal yang penting untuk dipertimbangkan dalam penentuan kebutuhan lahan untuk parkir, terutama pada penggunaan lahan yang mempunyai daya tarik pengunjung yang cukup besar. Hasil uji ketelitian interpretasi menunjukkan bahwa orthophoto hitam putih skala 1: 2.500 untuk penggunaan lahan sebesar 88,57%, sehingga bermanfaat untuk digunakan dalam menyadap parameter penggunaan lahan dan kondisi fisik jalan yang mempengaruhi kapasitas ruang parkir dan kebutuhan lahan untuk parkir. Perparkiran pada badan jalan didominasi oleh penggunaan lahan perdagangan dan jasa di daerah pusat bisnis, dimana perparkiran pada badan jalan menunjukkan kecenderungan mempunyai kapasitas ruang parkir yang relatif kecil dibandingkan dengan perparkiran diluar badan jalan. Hasil penentuan kapasitas ruang parkir untuk luasan lahan parkir yang lebih kecil mempunyai kemiripan hasil antara metode liputan lahan dan metode Dinas Perhubungan, sedangkan kapasitas ruang parkir keseluruhan ruas jalan menggunakan metode liputan lahan. Hasil perkiraan kebutuhan lahan untuk parkir menunjukkan bahwa daerah pusat bisnis membutuhkan lahan parkir yang cukup besar mengingat daya tarik pengunjung yang besar, kapasitas ruang parkir yang kecil, dan tingkat pergantian ruang parkir yang relatif bervariasi. Ruas-ruas jalan yang mempunyai beban parkir dan membutuhkan lahan untuk parkir yang cukup besar adalah Jl. Gejayan, Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Prof. Dr. Yohanes, Jl. Dr. Wahidin, Jl. C. Simanjuntak, JI. P. Diponegoro, Jl. Wachid Hasyim, Jl. Sriwedani, dan Jl. Mataram.
The research's purposes are to study the benefits of aerial photography in parameters acquisition that has been utilized to determine parking lot capacity, to take inventory of parking facilities, and estimating parking space demand, especially on street parking. Black and white panchromatic orthophoto scale 1: 2.500 taken in 1996 is the main data, as a result of the enlargement and rectification of aerial photography scale 1: 13.000, Parameters which are considered in determining parking space demand, they are devided into three kinds of data, (1). orthophoto using visual interpretation to determine landuse characteristic which has been effected on street parking, (2), secondary data contains on street parking development regulation, and (3). field data to get on street parking characteristic which can't be obtained from orthophoto visual interpretation. In determining parking space demand, there were two important parameters that should be considered, landuse and on street parking characteristics. The main on street parking characteristics, in this case, are parking lot capacity and turn over. There were two methods in determining parking lot capacity in smaller spaces, they are land cover for parking potency method and Transportation Office method. Whereas turn over is comparison of vehicle volume in rest and parking lot capacity. Landuse characteristic is the important thing that should be considered in determining of parking space demand, especially in the most attractive landuse. The interpretation accuracy result's shows that black and white panchromatic orthophoto scale 1: 2.500 of landuse up to 88,57%, it means that was appropriate in landuse and physical street condition parameters which has been influenced parking lot capacity and parking space demand. On steet parking is dominated by business landuse in central business district, however, it is indicated a preference has less parking lot capacity than off street parking. Determining parking lot capacity result indicates that land cover for parking potency method has similarity to the Transportation Office method for smaller spaces, whereas for total in a whole length of on street parking lot capacity is used land cover method. The estimating of parking space demand shows that central business district needs much more parking space, considering it has much attractive landuse for visitors, less parking lot capacity, and relatively variated turn over rates. The over loaded on streets parking which are need much more parking spaces, they are Gejayan street, Urip Sumoharjo street, Prof. Dr. Yohanes street, Dr. Wahidin street, C. Simanjuntak street, P. Diponegoro street, Wachid Hasyim street, Sriwedani street, dan Mataram street
Kata Kunci : Foto udara, Parkir,Jalan kota Yogyakarta