Laporkan Masalah

Kajian potensi wilayah untuk pengembangan agroindustri di kabupaten Kulonprogo

Paryanto, Drs. Soekadri, M.S.; Andri Kurniawan, S.Si.; M.Si.

2003 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Sumbangan sektor industri terhadap PDRB daerah Kabupaten Kulon Progo pada tahun 1999 cukup besar mencapai 17,89% dari total keseluruhan sektor. Industri yang banyak berkembang di Kabupaten Kulon Progo adalal? agroindustri. Hal ini disebabkan karena potensi wilayah untuk pengembangan agroindustri di Kabupaten Kulon Progo sudah mulai dimanfaatkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui wilayah-wilayah yang potensial untuk pengembangan agroindustri di Kabupaten Kulon Progo, menentukan jenis-jenis agroindustri yang berpotensi untuk dikembangkan di wilayah potensial serta menentukan tipologi potensi pengembangan agroindustri. Untuk menentukan tipologi potensi pengembangan agroindustri dilakukan dengan cara membuat matriks kesesuaian antara potensi wilayah dengan tingkat perkembangan agroindustri. Teknik analisis yang digunakan adalah penskalaan untuk menentukan potensi wilayah dan tingkat perkembangan agroindustrinya. Wilayah-wilayah yang berpotensi tinggi untuk pengembangan agroindustri di Kabupaten Kulon Progo tersebar di berbagai kondisi fisiografi seperti daerah perbukitan, daerah datar maupun daerah pantai. Potensi wilayah untuk pengembangan agroindustri di Kabupaten Kulon Progo tidak ditentukan oleh keadaan fisiografinya. Faktor-faktor yang menentukan potensi wilayah untuk pengembangan agroindustri di Kabupaten Kulon Progo adalah bahan baku, keberlanjutan bahan baku, pemasaran dan modal. Jenis-jenis agroindustri yang berpotensi dikembangkan di Kabupaten Kulon Progo seperti industri pengolahan kelapa, pengolahan kedelai, pengolahan ketela pohon dan lainnya. Berdasarkan tipologi potensi pengembangan agroindustri dapat dikatakan bahwa perkembangan agroindustri di sebagian besar wilayah Kabupaten Kulon Progo belum sesuai dengan potensi wilayah yang dimilikinya

Contribution of industry sector to PDRB of Kulon Progo Regency is higher than other sector and it has gotten third rank after service and agriculture sectors. Industry sector that has been developing in Kulon Progo Regency is agro-industry. It caused by exploiting of region potency of Kulon Progo Regency has done. The aim of this research is to know potencial area to develop agro-industry in Kulon Progo regency, determine the types of agro-industry that potency to developed at potencial area and determine typology of development agroindustry potency. To determine of it has been done with make matrix suitability between potency area and degree of agroindustry development. Analysis way is scalling techniques to determine potency and degree of agroindustry development. Regions that has higher potency of agro-industry in Kulon Progo Regency is disseminated or contributed at range of hills area, plain area and coast area. Region potency to agro-industry development in Kulon Progo Regency has not determined by physiographic condition. Several factors that are evoking region potency in Kulon Progo Regency are raw material, continuity of raw material, marketing and financial capital. Types of agro-industry has potency that developed in Kulon Progo such as coconut processing industry, soybean processing industry, cassava processing industry, etc. Based on typology potency of agro-industry development can be concluded that agro-industry development in Kulon Progo Regency is not suitable with region potency that it possessed.

Kata Kunci : Potensi wilayah,pengembangan agroindustri

  1. S1-2003-122370-abstract.pdf  
  2. S1-2003-122370-bibliography.pdf  
  3. S1-2003-122370-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2003-122370-title.pdf