Laporkan Masalah

STUDI HABITAT LANDAK JAWA (Hystrix javanica Cuvier) DI DESA NGALANG, KECAMATAN GEDANGSARI, KABUPATEN GUNUNGKIDUL

DANI SURASA WIBAWA, Dr.Ir.Djuwantoko,M.Sc.; Ir.Soewarno Hasan Bahri,M.S.

2003 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Landak Jawa di Desa Ngalang yang berada di lahan pertanian Magirrejo dan hutan rakyat Plosodoyong menyerang tanaman pertanian sehinga penduduk sekitar memburu dan membasminya. Hal ini menyebabkan populasi landak Jawa cenderung menurun dan akan mengancam kelestariannya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kondisi habitat landak Jawa di lahan pertanian di Dusun Magirrejo dan hutan rakyat di Dusun Plosodoyong di Desa Ngalang. Gambaran kondisi habitat tersebut meliputi beberapa informasi yaitu ukuran populasi dan pola penyebaran landak, kondisi fisik dan ukuran sarang landak, kondisi vegetasi di sekitar sarang landak, dan aktivitas penduduk setempat yang mempengaruhi keberadaan landak Jawa. Manfaat penelitian ini akan memberikan informasi tentang kondisi habitat yang sesuai untuk kehidupan landak Jawa Ukuran populasi landak ditaksir melalui jumlah sarang aktif yang ditemukan, yang diketahui dengan mengamati bekas jejak kaki, rambut duri yang ditinggalkan, bekas parutan gigi di batu-batu kapur, dan kotoran landak. Pola distribusi landak diketahui dari sarang-sarang yang ditemukan di lokasi penelitian, baik sarang yang aktif maupun yang kosong. Ukuran sarang dan kondisi fisiknya diamati dan diukur secara langsung dengan mengamati beberapa parameter yaitu kemiringan, jenis tanah, jenis sarang, batuan, dan jarak sarang dari sumber air dan jarak sarang dari tanaman pertanian. Jenis-jenis vegetasi di sekitar sarang beserta nilai kelimpahannya dipelajari dengan analisis vegetasi dengan metode line intercept secara random systematic. Aktivitas penduduk yang berhubungan dengan keberadaan landak diketahui melalui wawancara selama penjelajahan. Populasi landak di lokasi penelitian dihuni dua sampai tiga individu. Pola distribusi landak di lokasi penelitian tersebut tersebar tidak merata dan cenderung hidup berkelompok. Sarang landak mempunyai ukuran yang bervariasi, dalam dan berkelok, serta dapat mempunyai beberapa lubang atau pintu dalam satu sarang, cenderung dekat dengan sumber air, tanaman pertanian, dan tidak terpengaruh dengan kemiringan. Jenis-jenis vegetasi alami yang ada di hutan rakyat Plosodoyong dan lahan pertanian Magirrejo sebagian besar merupakan jenis vegetasi yang tidak disukai oleh landak. Landak lebih banyak menggunakan batuan sebagai cover (pelindung) daripada vegetasi di sekitamya. Tanaman budidaya penduduk lebih disukai landak dibandingkan dengan vegetasi alami di habitat tersebut. Perburuan landak yang dilakukan oleh penduduk selama ini akan menyebabkan semakin menyusutnya populasi landak di kedua lokasi penelitian

Kata Kunci : Studi, Habitat, Landak Jawa, Hystrix

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf