Laporkan Masalah

SIMULASI PERANCANGAN DUDUKAN STRETCHER PADA AMBULANCE UNTUK MEREDUKSI RESPON DAN KEKUATAN BELT AKIBAT PERCEPATAN, PERLAMBATAN DAN GAYA SENTRIFUGAL (BELOK)

Andrey Putra Wijayanto, Dr. Ir. I Made Miasa, S.T., M.Sc

2008 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Pada umumnya design tandu yang digunakan ambulance tidak memiliki pegas dan redaman untuk mengurangi beberapa gangguan misalnya: getaran yang berasal dari percepatan, perlambatan kendaraan dan belok. Design tandu yang dimiliki ambulance pada saat ini hanya untuk memudahkan pihak rumah sakit dalam mengeluarkan dan memasukkan pasien ke dalam ambulance saja dan tidak melakukan perhitungan terhadap getaran yang terjadi pada saat ambulance bergerak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konstanta pegas dan damper yang mampu mereduksi 50% respon dari dudukan tandu ketika kendaraan ambulance mengalami akselerasi, deselerasi dan belok serta untuk mereduksi 50% kekuatan belt pada stretcher dengan cara mengurangi sudut yang timbul ketika kendaraan mengalami percepatan, perlambatan dan belok. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengembangkan dudukan tandu yaitu menambahkan link, pegas dan damper untuk mereduksi akselerasi, deselerasi dan gaya sentrifugal. Eksitasi yang diberikan pada titik berat kendaraan akan menghasilkan response dan kemiringan dari kendaraan. Pegas dan damper berfungsi untuk mereduksi response dari eksitasi tersebut dan link berfungsi untuk mengeliminasi kemiringan yang ditimbulkan kendaraan ketika diberi eksitasi. Simulasi ini menghasilkan konstanta pegas dan damper sebesar 8762.2 N/m dan 872.8 N.s/m

Kata Kunci : percepatan, perlambatan, belok, dudukan tandu, ambulance

  1. S1-FTK-2008-Andrey_Putra_Wijayanto-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2008-Andrey_Putra_Wijayanto-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2008-Andrey_Putra_Wijayanto-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2008-Andrey_Putra_Wijayanto-title.pdf