Laporkan Masalah

SISTEM PENEBANGAN PADA HUTAN RAKYAT (Studi Kasus Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul)

JOJO SUBAGJA, Dr. Ir. Nunuk Supriyatno, MSc.; Wahyu Tri Widayanti, S.Hut. MP

2003 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Perbedaan karakteristik hutan rakyat dengan hutan negara yang dapat dilihat dari segi pengelola, skala dan periodesitas kebutuhan pengelola, luas wilayah, modal dan tegakan menyebabkan perbedaan si stem penebangan terutama tekniknya. Penebangan di hutan rakyat dihitung bukan dalam luasan tertentu melainkan dilakukan pohon per pohon. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan dalam sistem penebangan, menghitung produktivitas dan biaya kegiatan penebangan di hutan rakyat. Penelitian ini bermanfaat untuk memperkaya khazanah ilmu kehutanan dan bahan informasi bagi peneliti dengan tema sejenis. Beberapa metode pendekatan untuk memenuhi tujuan tersebut meliputi: (1) metode deskriptif untuk mendeskripsikan kegiatan dalam sistem penebangan di hutan rakyat dan dianalisis dengan metode deskripsi komparatif, (2) metode work sampling untuk mengetahui produktivitas keijanya, dan (3) metode pendekatan biaya tetap dan biaya variabel untuk mengetahui biayanya. Hasil penelitian yang dilakukan di hutan rakyat Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta menunjukkan bahwa sistem penebangan terdiri dari persiapan penebangan, penebangan dan pembagian batang yang dilakukan secara mekanis dengan sistem pemanenan kayu The Shorth Wood Harvesting System. Alat utama berupa chainsaw dengan ukuran bar 70 cm. Produktivitas kerja per hari rata-rata sebesar 2,95 m3 dan biayanya rata-rata sebesar Rp. 152.944,00 per hari atau Rp. 51.845,00 per m3 .

Kata Kunci : Sistem Penebangan, teknik, produktivitas dan biaya.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf