Optimalisasi Portofolio Aplikasi Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Di PT XYZ
Arisa Puspita Anggororini, Rocky Adiguna, S.E., M.Sc., Ph.D.,
2026 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Transformasi digital menjadi faktor krusial bagi perusahaan untuk beradaptasi di lingkungan bisnis yang dinamis. PT XYZ, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi di Indonesia, menghadapi tantangan berupa kompleksitas portofolio aplikasi yang terus meningkat seiring kebutuhan bisnis. Kondisi ini menimbulkan potensi risiko redundansi, inefisiensi, dan celah keamanan sehingga diperlukan strategi pengelolaan aplikasi yang terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi portofolio aplikasi, merumuskan strategi optimalisasi portofolio aplikasi yang selaras dengan visi, serta memahami dampak perubahan atas pengimplementasian strategi di PT XYZ. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus dengan melakukan wawancara kepada empat (4) narasumber di Fungsi TI PT XYZ, field notes serta analisis dokumen internal. Data dianalisis menggunakan kerangka SWOT untuk memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang kemudian dikombinasikan dengan McFarlan Strategic Grid dan Gartner Time Model dalam perumusan strategi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa portofolio aplikasi PT XYZ didominasi oleh aplikasi yang beragam dan belum sepenuhnya terstandarisasi, sehingga memicu kurang optimalnya biaya, duplikasi sumber daya, dan ketergantungan pada pihak ketiga. Strategi yang direkomendasikan adalah optimalisasi portofolio melalui rasionalisasi aplikasi, standarisasi arsitektur, penguatan tata kelola TI serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Implementasi strategi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, keamanan, dan keselarasan teknologi dengan tujuan bisnis, sehingga mendukung keunggulan kompetitif perusahaan di era digital.
Kata kunci: transformasi digital, portofolio aplikasi, optimalisasi, strategi TI, analisis SWOT, McFarlan Strategic Grid, Gartner Time Model.
Digital transformation has become a crucial factor for companies to adapt in a dynamic business environment. PT XYZ, an energy company in Indonesia, faces challenges related to the increasing complexity of its application portfolio as business needs evolve. This condition creates potential risks of redundancy, inefficiency, and security vulnerabilities, requiring a structured application management strategy. This study aims to identify internal and external factors influencing the application portfolio, formulate an optimization strategy aligned with the company’s vision, and understand the impact of implementing this strategy at PT XYZ. The research adopts a qualitative approach through a case study, conducting interviews with four (4) key informants in the IT Function of PT XYZ, supported by field notes and internal document analysis. Data were analyzed using the SWOT framework to map strengths, weaknesses, opportunities, and threats, then combined with McFarlan’s Strategic Grid and Gartner’s TIME Model for strategy formulation.
The findings indicate that PT XYZ’s application portfolio is dominated by diverse and non standardized applications, leading to suboptimal cost utilization, resource duplication, and dependency on third parties. The recommended strategy includes portfolio optimization through application rationalization, architecture standardization, strengthening IT governance, and enhancing human resource competencies. Implementing this strategy is expected to improve operational efficiency, security, and alignment between technology and business objectives, thereby supporting the company’s competitive advantage in the digital era.
Keywords: digital transformation, application portfolio, optimization, IT strategy, SWOT analysis, McFarlan Strategic Grid, Gartner TIME Model.
Kata Kunci : transformasi digital, portofolio aplikasi, optimalisasi, strategi TI, analisis SWOT, McFarlan Strategic Grid, Gartner Time Model.