Potensi Losio Ekstrak Teh Hijau 3 persen pada terapi Akne Vulgaris derajat sedang
SURYAWATI, Nyoman, dr. Sunardi Radiono, SpKK(K)
2005 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran KlinisSemakin meningkatnya kebutuhan untuk tampil cantik dan menarik, menyebabkan semakin banyak dipasarkan produk kosmetik perawatan wajah diantaranya produk pembersih wajah. Produk pembersih untuk penderita akne umumnya mengandung bahan anti akne seperti asam salisilat, yang dapat menimbulkan efek iritasi pada kulit. Teh hijau dilaporkan memiliki efek antioksidan, antiandrogenik, antimikroba, dan antiinflamasi, sehingga dapat sebagai alternatif terapi pada akne. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan losio ekstrak teh hijau 3 % dan asam salisilat 2 % dalam bentuk sediaan pembersih wajah pada akne derajat sedang. Hipotesis penelitian ini adalah losio ekstrak teh hijau 3 % dalam bentuk sediaan pembersih wajah dua puluh persen lebih efektif dalam menurunkan jumlah ujud kelainan kulit pada akne vulgaris derajat sedang dibandingkan losio asam salisilat 2 %. Pada penelitian ini digunakan rancangan penelitian uji klinis acak terkendali tersamar tunggal. Dilakukan randomisasi pada subyek untuk menentukan intervensi pada 154 subyek yang memenuhi kriteria. Losio dioleskan dua kali sehari selama 12 minggu. Penilaian dilakukan terhadap jumlah lesi akne, kadar sebum dan Visual Analog Scale (VAS). Data jumlah lesi akne, kadar sebum dan VAS akan dianaliasa dengan independent t-test.
As a consequences of the increasing need to be looked beautiful and attractive without acne, there are a lot of antiacne cosmeceutical products such as face cleanser. Salicylic acid is the usual antiacne ingredient in a face cleanser. Although it considers to be effective, it’s often produce an irritation effect on the skin. Green tea has been reported to have antioxidant, antiandrogenic, antimicrobes and antiinflamation properties, so it might be used as an alternative antiacne agent. The aim of our study is to compare the effectiveness of face cleanser containing 2% salicylic acid and 3% green tea extracts in treating moderate acne. The hypothesis is that 3% green tea extracts is twenty percent more effective in treating moderate acne compare to 2% salicylic acid. We use a parallel single blind randomized controlled trial design. We do a block randomization to determine in which group the 154 subjects, who fulfilled the criteria. The tested lotion will be applied twice daily for twelve weeks. We evaluate the sebum excretion, acne counting and Visual Analog Scale (VAS). The sebum excretion, acne counting, and VAS will be analyzed statistically with independent t- test.
Kata Kunci : teh hijau, asam salisilat, pembersih wajah, akne vulgaris derajat sedang, green tea, salicylic acid, face cleanser, moderate acne vulgaris