Laporkan Masalah

Analisis Implementasi Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Operasional Berbasis Risiko di PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat

Christi Yani, Singgih Wijayana, S.E., M.Sc., Ph.D

2026 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Implementasi Proses Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Operasional Berbasis Risiko di PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat merupakan salah satu langkah strategis dalam memastikan pencapaian kinerja organisasi secara efektif, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan dinamika operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta mengevaluasi proses penyusunan rencana kerja dan anggaran operasional berbasis risiko, menganalisis efektivitas implementasinya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode Miles et al. (2014) melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan kerangka konseptual ISO 31000:2018

Risk Management – Guidelines sehingga hasil penelitian dapat ditafsirkan dalam konteks standar manajemen risiko yang diakui secara internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi proses penyusunan rencana kerja dan anggaran operasional berbasis risiko telah terintegrasi cukup matang antara manajemen risiko dan penganggaran. Penelitian juga menemukan sejumlah tantangan, seperti kompleksitas kertas kerja yang tinggi, variasi kompetensi risk owner yang memengaruhi kualitas penyusunan, serta belum tersedianya sistem informasi terpadu untuk memonitor realisasi program dan penyerapan anggaran. Selain itu, efektivitas mitigasi belum sepenuhnya optimal karena karakteristik risiko ketenagalistrikan yang sangat dinamis serta keterbatasan anggaran yang mengharuskan prioritisasi penanganan risiko. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan instrumen, peningkatan kapasitas SDM, serta digitalisasi proses agar implementasi RKAO berbasis risiko dapat lebih adaptif dan efektif.

The implementation of the Risk-Based Budgeting at PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (PLN UIT JBB) represents a strategic effort to ensure organizational performance is achieved effectively and efficiently, despite budget constraints and operational dynamics. This study aims to describe and evaluate the process of preparing the risk-based budgeting, analyze the effectiveness of its implementation, and identify the supporting and inhibiting factors that influence its execution.

This research employs a descriptive qualitative approach using the Miles et al. (2014) method, with data collected through interviews, observations, and document analysis. The analysis is conducted based on the conceptual framework of ISO 31000:2018 Risk Management – Guidelines, ensuring that the findings are interpreted within the context of internationally recognized risk management standards. The results indicate that the implementation of the risk-based budgeting has achieved a reasonably mature level of integration between risk management and budgeting. However, the study also identifies several challenges, including the complexity of the workpaper, variations in the competencies of risk owners that affect the quality of preparation, and the absence of an integrated information system to monitor program implementation and budget absorption. Moreover, mitigation effectiveness has not been fully optimal due to the dynamic nature of risks in the electricity transmission sector and budget limitations requiring strict prioritization. These findings highlight the need for strengthening planning instruments, enhancing human resource capabilities, and advancing digitalization to ensure a more adaptive and effective implementation of risk-based operational planning and budgeting. 

Kata Kunci : Proses Penyusunan RKAO BR, Efektivitas Penyusunan RKAO BR, Faktor Pendukung dan Penghambat

  1. S2-2026-531054-abstract.pdf  
  2. S2-2026-531054-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-531054-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-531054-title.pdf