STUDI PENGENDALIAN MUTU FINGER JOINT LAMINATED BOARD (FJLB) PADA KESATUAN INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU JATI (KIPKJ) CEPU
AYU TRISNA WULAN SARI, Prof. Dr. Ir. T.A. Prayitno, MFor.
2003 | Skripsi | S1 KEHUTANANPengendalian mutu dapat membantu menyeragamkan kualitas suatu barang, sehingga menekan kerugian akibat penolakan barang terjual. Finger joint laminated Board merupakan papan yang dibuat dengan memanfaatkan bahan sisa atau limbah untuk meningkatkan nilai ekonomis kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produk FJLB khusus jati yang dinyatakan dalam batas-batas terkendali secara statistik dan jenis cacat terbanyak yang berpengaruh terhadap kualitas FJLB. Penelitian dilakukan pada Kesatuan Industri Pengolahan Kayu Jati Cepu, Perhutani Unit I Jateng melalui pengumpulan data teknis terhadap produk jadi mutu standar F JLB jati. Data yang telah diperoleh kemudian dihitung persen cacat, rata-rata persen cacat, standar deviasi, elemen bagan pengendali dan elemen kurva kerja dan kemudian dibuat bagan pengendali kualitas serta kurva kerjanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagan pengendali kualitas cacat plot atau fraksi cacat untuk bulan Januari, Februari dan Maret tidak terkendali secara statistik, sedangkan cacat teknis rnasih terkendali dimana jenis cacat yang terjadi selama proses produksi masih dapat dikendalikan. Produk cacat disebabkan oleh, faktor bahan baku dan manusianya, tetapi faktor bahan baku dapat diabaikan karena bahan baku berupa limbah ( tersedia dalam bentuk RS T non marketable dan afval) sehingga yang paling dominan menyebabkan cacat adalah manusianya dimana penyebab tersebut muncul dalam variasi kesempatan dan variasi penugasan. Jenis cacat yang paling banyak terjadi adalah terlihat garis perekat, sambungan tidak rapat, bagian tidak terkena planer, regangan, putihan dan gubal.
Kata Kunci : Finger Joint Laminated Board, bagan pengendali k:ualitas, cacat plot, cacat teknis