Laporkan Masalah

PENGARUH IMPREGNASI PHENOL FORMAT DEHID PADA KAYU SENGON TERHADAP STABILITAS DIMENSI SERTA UJI EFIKASINYA TERHADAP RAYAP KAYU KERING Cryptotermes cynocephalus Light.

MUHAMMAD NAVIS ROFII, Dr. Ir. Sri Nugroito Marsoem, M.Agr.; Dr. Ir. Sutjipto A. Hadikusumo, M.Sc.

2003 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penggunaan kayu Sengon oleh masyarakat telah berkembang seiring dengan penggalakan hutan rakyat. Jenis ini cukup potensial untuk digunakan sebagai kayu pertukangan, namun memiliki sifat kurang stabil dan tidak awet. Oleh karena itu perlu perlakuan tertentu agar masa pakainya dapat bertahan lebih lama. Pada penelitian ini dicoba metode pengawetan dengan stabilisasi dimensi dengan cara mengimpregnasikan resin phenol fbrmaldehid (PF). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi bahan impregnan dan lama perendaman/impregnasi PF pada kayu Sengon terhadap stabilitas dimensi dan uji efikasinya terhadap serangan rayap kayu kering C. cynocephalus. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kayu Sengon gelondongan sehat yang telah dibuat papan, kemudian dipotong-potong menjadi contoh uji stabilitas dimensi berukuran 3 x 3 x 1,5 cm dan contoh uji efikasi berukuran 3 x 3 x 5 cm yang dicat pada kedua ujungnya dan dua sisi lainnya. Contoh uji kemudian diimpregnasi menggunakan larutan PF yang diperoleh dari PT. PAI Probolinggo, dengan metode perendaman panas-dingin pada konsentrasi 5%, 10% dan 15% (berdasar perbandingan berat) selama 1, 3 dan 5 hari (perendaman panas selama 6 jam). Tiap contoh uji efikasi kemudian diserangkan pada rayap kayu kering C. cynocephalus yang sehat selama 12 minggu. Penelitian ini dibuat dengan Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor, yaitu konsentrasi bahan impregnan dan lama impregnasi. Pengujian lanjut dengan Uji LSD ( Least Significant Difference ). Parameter yang diuji mcliputi rctensi aktual, kadar air, berat jenis, penyusutan total, mortalitas rayap dan pengurangan berat contoh uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi faktor konsentrasi dan lama perendaman tidak memberikan perbedaan nyata. Faktor konsentrasi berpengaruh nyata terhadap hampir seluruh parameter kecuali penyusutan total. Faktor lama perendaman berpengaruh nyata terhadap retensi aktual, kadar air dan pengurangan berat contoh uji. Konsentrasi 15% dan lama perendaman 5 hari secara umum memberikan hasil terbaik pada parameter uji efikasi, dengan nilai retensi aktual 0,0529 g/cm 3, mortalitas rayap 98 % dan pengurangan berat contoh uji 0,05 g (pengurangan berat relatif 17,24%, termasuk kategori serangan sedang), namun tidak berhasil dalam memperbaiki stabilitas dimensi kayu.

The utilization of sengon wood is increasing along with the development of community forest. Despite its instability and poor durability, this wood is potential to be used in carpentry. Therefore, a certain treatment is required to ensure long usage. The preservation method used in this study was dimensional stabilization by impregnating phenol formaldehyde (PF) resin into the wood. The aim of this study is to examine the effects of impregnating material concentration and impregnation time of PF upon sengon wood to its dimensional stability and efficacy test upon dry-wood termite's, C. Cynocephalus, attack. The research was made using a sound sengon log, which was cut into boards. Further, the boards were cut into small pieces to provide samples of dimensional stability measuring 3 x 3 x 1, 5 cm and efficacy test measuring 3 x 3 x 5 cm. The latter was being painted on both ends and on its two opposing sides. The samples were impregnated with PF solution, obtained from PT PAI Probolinggo, by hot-cold soaking method in concentration of 5%, 10% and 15% ( based on weight comparison) for 1, 3 and 5 days (hot soaking during 6 hours). Each efficacy sample was attacked to healthy dry-wood termite C. cynocephalus for 12 weeks. The design used in this research is Completely Randomized Design with two factors; impregnating material concentration and impregiation time, and then continued by LSD ( Least Significant Difference ) test. Parameters tested are actual retention, moisture content, specific gravity, total shrinkage, termite mortality and sample weight reduction. The result shows that interactions of concentration and impregnation time are not significant. Concentration factor has significant effects to all parameters but total shrinkage. Impregnation time factor has significant effects to actual retention, moisture content and sample weight reduction. Concentration of 15% and 5 days impregnation generally gives the best result to efficacy test parameter with actual retention of 0,0529 g/crn , termite mortality of 98% and sample weight reduction of 0,05 g (relative weight reduction is 17,24%, categorized as medium attack), but does not improve wood dimension stability.

Kata Kunci : impregnasi, kayu Sengon, resin PF, stabilitas dimensi, uji efikasi, rayap kayu kering C. Cynocephalus

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf