Laporkan Masalah

Tingkat kebisingan dan pengaruhnya terhadap kesehatan karyawan serta upaya pengendalian kebisingan di dalam pabrik

Ommy Pramiana, Dr. H.A. Sudibyakto, M.S.; Emilya Nurjani, S.Si.; M.Si.

2005 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis besarnya intensitas kebisingan di Pabrik Cambrics Primissima, mengetahui hubungan antara dua unsur cuaca, yaitu suhu udara dan kelembaban relatif dengan intensitas kebisingan, serta pengaruh kebisingan pada kesehatan karyawan dan upaya penanggulangan kebisingan di dalam pabrik. Metode penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh dari hasil pengukuran kebisingan, kelembaban relatif dan suhu udara serta pembagian kuisioner dan wawancara, yang ditunjang dengan data sekunder yang diperoleh dari hasil penelitian-penelitian sebelumnya. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis grafik dan statik. Analisis grafik digunakan untuk mengetahui kecenderungan atau pola data yang di dapat. Analisis statik menggunakan analisis korelasi dan regresi untuk mengetahui besarnya hubungan antara tingkat kebisingan dengan suhu udara dan kelembaban relatif. Analisis komparatif dan deskriptif digunakan untuk menganalisis hasil kuisioner dan wawancara. Dari hasil penelitian diketahui bahwa besarnya intensitas kebisingan di dalam dan diluar pabrik berkisar antara 60dBA-100dBA, Adanya hubungan antara kebisingan dengan suhu udara dan kelembaban relatif. Kebisingan dengan suhu udara mempunyai hubungan berbanding lurus, dan menunjukkan bahwa pengaruh suhu terhadap variasi nilai kebisingan 43,6%. Sedangkan kebisingan dengan kelembaban relatif memiliki hubungan berbanding terbalik, dan menunjukkan bahwa pengaruh Kelembaban relatif terhadap variasi nilai kebisingan 42,8%. Pengaruh kebisingan terhadap kesehatan karyawan sangat besar terutama pada kesehatan telinga., yang diketahui dari gangguan pendengaran, usia karyawan, dan lama bekerja. Pabrik sudah mengusahakan peredaman kebisingan dengan koefisien peredaman sebesar 17,88% hingga 34,26%.

This research was purposed to know and analyze the amount of noise intensity in the Primissima Cambrics factory and know the relation between two elements of weather, air temperature and relative humidity, and the effect of noise to employee's health and the efforts to cope with noise in the factory. This research uses purposive sampling method. Primary data, obtained from noise measurement outcome and relative humidity and air temperature and questioner distribution and interview was preferred kind of data, which is supported by secondary data obtained from previous research outcomes. The used Analysis technique including graphic and static analysis. Graphic analysis was used to know the inclination or obtained data pattern. Static analysis uses correlation analysis and regression to know the relation between noise degree with air temperature and relative humidity. Comparative and descriptive analysis was used to analyze questioner and interview results. From research outcome, it is known that the amount of noise intensity inside and outside the factory ranged from 60dBA to 100dBA. There is interrelation between noise and air temperature and relative humidity. Noise and air temperature has congruent relation, and show that temperature effect to noise rate variation about 43,6%. Where as noise and relative humidity has incongruent relation, and show that the effect of relative humidity to noise rate variation about 42,8%. The effect of noise to employee's health was very large, especially in car's health which is known from listening nuisance, employee age, and work length. The factory has tried noise damping with damping coefficient ranged from 17.88% to 34.26%.

Kata Kunci : kebisingan, kesehatan karyawan,noise, employee's health

  1. S1-2005-140397-abstract.pdf  
  2. S1-2005-140397-bibliography.pdf  
  3. S1-2005-140397-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2005-140397-title.pdf