Profil pendapatan kepala rumahtangga pada sektor non pertanian (non-farm) desa Gilangharjo kecamatan Pandak kabupaten Bantul
Oky Wulantoro, Drs. Alip Sontosudarmo, M.S.; Umi Listyaningsih, S.Si.
2005 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPembangunan ekonomi di perdesaan menyebabkan perubahan ekonomi yang berarti. Penurunan jumlah penduduk yang bekerja di sektor pertanian perdesaan relatif tinggi dibandingkan dengan sektor non pertanian. Hal ini karena pekerjaan non pertanian memiliki peluang kerja dan sumber pendapatan yang relatif besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi pendapatan kepala keluarga di sektor non pertanian serta kontribusi pendapatan kepala keluarga menurut lapangan pekerjaan non pertanian terhadap pendapatan rumah tangganya di Desa Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode survei, dengan mengambil kasus di Desa Gilangharjo sebagai daerah penelitian yang pemilihannya dilakukan secara purposive sampling. Untuk pengambilan dusun sampel penelitiannya dilakukan dengan teknik sampling daerah (area sampling) yaitu berdasarkan fisiografi serta aksesibilitas dusun yang mewakili Desa Gilangharjo, dimana sebagian besar penduduk di dusun tersebut bekerja di sektor non pertanian (non-farm). Dusun sampel penelitian yang terpilih adalah Dusun Kauman yang merupakan daerah dataran dan Dusun Gunting yang merupakan daerah perbukitan. Unit analisis penelitian adalah kepala keluarga yang bekerja di sektor non pertanian. Sampel responden diambil dengan menggunakan sampel acak sederhana (simple random sampling). Jumlah responden kepala keluarga non pertanian adalah 154 orang yang diambil dari 258 populasi kepala keluarga yang terdiri dari 86 responden kepala keluarga di Dusun Kauman dan 68 responden kepala keluarga di Dusun Gunting Analisis data yang digunakan yaitu tabel frekuensi, tabel silang dan analisis varians (ANOVA). Hasil uji ANOVA untuk hipotesis pertama menunjukkan bahwa hasil F hitung untuk pendapatan kepala keluarga menurut lapangan pekerjaannya di sektor non-farm adalah 0,01 dengan nilai signifikansi lebih dari 0,05 dimana menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang nyata antara pendapatan kepala keluarga di sektor industri, perdagangan dan jasa. Untuk Hasil uji ANOVA pada hipotesis kedua menunjukkan bahwa hasil F hitung untuk kontribusi pendapatan kepala keluarga menurut lapangan pekerjaannya di sektor non-farm adalah 0,99 dengan nilai signifikansi lebih dari 0,05 dimana menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang nyata antara kontribusi pendapatan kepala keluarga di sektor industri, perdagangan dan jasa Ke dua hasil uji ANOVA tersebut menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan karena secara umum jenis usaha lapangan pekerjaan non pertanian sebagian besar berupa usaha-usaha skala kecil serta sebagian besar dilakukan oleh kepala keluarga yang berpendidikan rendah dengan akses modal yang terbatas, dan di Desa Gilangharjo masih terdapat 817 keluarga Pra Sejahtera dari 3.985 total keluarga. Ke dua uji ANOVA tersebut membuktikan bahwa variasi lapangan pekerjaan non pertanian di daerah penelitian tidak berpengaruh terhadap besarnya pendapatan kepala keluarga serta kontribusi pendapatan kepala keluarga terhadap rumah tangganya.
Economic development in countryside or village caused big change of economics. The drawdown of laboring residents in agricultural sector in the village is high compared to non agriculture sector. This caused of the opportunity work of its non agriculture sector and their earnings that bigger than the agriculture sector. This research due is to know earnings variation of family leader in non agriculture sector and also contribution of family leader earnings according to the field work of its non agriculture to his domestic earning in Gilangharjo Village, Pandak Subdistrict, Bantul Regency, Province of Special Region Yogyakarta. In this research, we used survey method, which taken case in Gilangharjo Village as research area which its election sample is conducted by purposive sampling. For intake of sub village sample in this research conducted with area sampling technique that is pursuant to physiography and also accessibility of the sub village that have similarity with Gilangharjo Village, where most resident in the sub village was work in non agriculture sector (non-farm). This research sample that chosen was Kauman sub village that representing of plain area and Gunting sub village that representing hilly area. Research analyses unit is family leader that work in non agriculture sector. Respondent samples taken by using the simple random sampling technique. Respondent of non agriculture family leader sum is 154 people who are taken from population of 258 people of family leader consisted by 86 respondent in Kauman sub village and 68 respondent Gunting sub village. Data analysis that we used is the tables of frequency, crossed tables and analyses variances (ANOVA). Result of ANOVA test for the first hypothesis indicate that result of F count for earnings of family leader according to field work in non-farm sector is 0,01 with value of significance that more than 0,05, where showing there are not significant differences between earnings of family leader in industrial sector, commerce and service. For the result of ANOVA test at the second hypothesis indicate that result of F count for contribution of earnings of family leader according to the field work in non-farm sector is 0,99 with value of significance is more than 0,05, where showing that there are not a significant difference between earnings of family leader contribution in industrial sector, commerce and service. The result of ANOVA test show that there are not significant differences because usually type of non agriculture work most of u was in the form of small scale company and also most done by family leaders which have the low education level with limited capital, and in Gilangharjo village still have 817 pre prosperous family from 3.985 family. Second test of the ANOVA prove that variation of non agriculture field work in research area do not have an effect to the level of family leader earnings and also contribution of family leader earnings to his domestic.
Kata Kunci : Pendapatan kepala keluarga,sektor non pertanian