Laporkan Masalah

KAJIAN KEHILANGAN HARA NPK TERLARUT PADA DEBIT ALIRAN DAN DEBIT SUSPENSI DI SUB DAS GUNUNG GEDE RPH JATI, BKPH BATURETNO KPH SURAKARTA, JAWA TENGAH

ERLANGGA ABDILLAH, Prof. Dr. Ir. Djoko Marsono; Ir. Hj. Sri Astuti Soedjoko

2003 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Hutan dan tanah mempunyai manfaat yang sangat besar bagi kehidupan manusia, bahkan ketergantungan manusia akan hutan dan tanah tidak akan pemah berhenti sampai akhir jaman. Hubungan simbiosis mutualisme komplek antara kedua variabel tersebut sangat menunjang aktivitas mahluk hidup di atas bumi. Hujan merupakan salah satu faktor dalam simbiosis mutualisme komplek yang sangat berpengaruh. Hujan mempengaruhi besamya kehilangan tanah dan hara tanah yang menyebabkan degradasi hutan melalui erosi. Proses erosi tanah yang membawa hara esensial untuk pertumbuhan tanaman dapat diukur melalui debit aliran yang keluar dari dalam hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan debit aliran dengan debit aliran hara NPK terlarut yang hilang melalui aliran air yang melalui penampang weir. Pada penelitian ini, dilakukan pengukuran terhadap debit aliran, debit suspensi dan debit aliran hara NPK terlarut. Dalam pengambilan data di lapangan pada pengukuran debit aliran menggunakan alat Current Meter, pengukuran debit suspensi dan debit aliran hara NPK mengunakan alat Suspended Sampler. Data pengukuran di lapangan dianalisis untuk mengetahui hubungan antara variabel bergantung dan variabel bebasnya, dan kecenderungan bentuk persamaan regresi yang terjadi. Dalam menganalisis data hasil pengamatan dan pengukuran di lapangan dibantu dengan program Microsoft Excel dan SPSS For Windows versi 10 . Dari penelitian kajian kehilangan hara NPK terlarut di sub DAS Gunung Gede dapat ditarik kesimpulan bahwa hubungan debit aliran dapat dijelaskan dengan persamaan kurva berpangkat Q = 0,3166 (H) 2’1466, debit aliran memiliki pengaruh yang nyata terhadap besamya kehilangan muatan suspensi yang akan berpengaruh pada besamya debit suspensi. Prediksi besamya debit suspensi dapat dijelaskan dengan persamaan kurva berpangkat Qs = 0,0005 (Q)2,7318 . Demikian halnya pada debit aliran hara NPK terlarut yang juga dipengaruhi oleh besamya debit aliran, dan prediksi besamya debit aliran hara NPK terlarut dapat dijelaskan dengan persamaan kurva eksponensial untuk nitrogen Q Nitrogen = 0,0312e°,ffl43(Q) ,dengan persamaan kurva kubik pada fosfor dan kalium, masingmasing persamaannya adalah Q Fosfor = 1E-07Q3 - 3E-05Q2 + 00035Q - 0,0961 dan Q kalium = Q Kalium = 2E-7Q3 - 3E-05Q2 + 0,003 + 0,0137. Arah hubungan antara debit aliran dengan debit aliran hara NPK terlarut adalah positif, dimana semakin besar debit aliran maka debit aliran hara NPK juga cenderung meningkat demikian sebaliknya

Kata Kunci : Hara, Debit Aliran, Debit Suspensi,

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf