Laporkan Masalah

PENGARUH KOMPOSISI LAPISAN PARTIKEL DAN PEREKAT TERLABUR TERHADAP SIFAT PAPAN PARTIKEL BERLAPIS DENGAN PEREKAT FENOL FORMALDEHIDA

PUTU AGUS MURJADI, Prof. Dr. Ir. T. A. Prayitno, M. For.

2003 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Bahan baku kayu semakin hari semakin berkurang ketersediaannya dan limbah yang dihasilkan oleh industri-industri pengolahan kayu begitu besar jumlahnya (lebih dari 30 % ). Pembuatan papan partikel merupakan salah satu langkah untuk memanfaatkan limbah industri pengolahan kayu dan sekahgus dapat dijadikan sebagai altematif pemecahan kelangkaan bahan baku kayu, dengan komp o sisi partikel dan perekat terlabur yang tepat akan diperoleh papan partikel dengan sifat dan kekuatan yang baik. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan acak lengkap dengan percobaan faktorial dengan melibatkan 2 faktor yaitu faktor komposisi partikel (K) dengan tiga lapis yaitu Kl (tepi 30 %, tengah 40 %, tepi 30 %), K2 (tepi 20 %, tengah 60 %, tepi 20 %), K3 (tepi 10 %, tengah 80 %, tepi 10 %) dan faktor perekat terlabur (P) dengan tiga aras yaitu 15 % (Pl), 10 % (P2) dan 5 % (P3). Dari faktor-faktor tersebut diperoleh 9 kombinasi dengan 3 ulangan per perlakuan. Parameter yang diukur mengacu pada ASTM (1985) yaitu kadar air, berat jenis, pengembangan tebal, penyerapan air, keteguhan lentur statik (MOE dan MOR), kekuatan tekan sejajar permukaan dan internal bonding, dilanjutkan dengan anaJisis varians dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara faktor komix,sisi partikel dan faktor perekat terlabur berpengaruh sangat nyata terhadap pengembangan tebal, penyerapan air, keteguhan lentur statik (MOE dan MOR), kekuatan tekan sejajar permukaan dan internal bonding papan partikel. Nilai pengembangan tebal dan penyerapan air terendah secara berturut-turut adalah 5,83 % dan 17,44 %, sedangkan nilai tertinggi MOE, MOR, kekuatan tekan sejajar permukaan dan internal bonding secara berurut adalah 1676,99 kg/cm 2 , 99,93 kg/cm 2 , 154,65 kg/cm 2 dan 28,86 kg/cm 2 , Faktor komposisi partikel berpengaruh secara tunggal terhadap berat jenis papan partikel (BJ tertinggi 0,81) dimana semakin tinggi jumlah lapisan bagian tengah semakin tinggi nilai berat jenis papan partikel, sedangkan fak1:or komposisi partikel dan perkat terlabur tidak berpengarah terhadap kadar air papan partikel (KA rata-rata 11,99 % ). Komposisi partikel yang berbeda (Kl, K2, K3) ternyata menghasilkan papan partikel dengan sifat yang berbeda-beda. Semakin tinggi jumlah perekat ter]abur yang digunakan temyata meningkatkan sifat dan kekuatan papan partikel secara relatif

Kata Kunci : papan partikel, komposisi partikel, fenol formaidehida

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf