Laporkan Masalah

Initial Feasibility Analysis of Barrier-Gates and Rising Barriers-Based Warning Systems for Safer Level Crossings in Indonesia

Dia Cahaya Putri, Prof. Dr. Techn. Ir. Danang Parikesit, M.Sc., IPU, APEC.Eng. ; Ir. Mukhammad Rizka Fahmi Amrozi, S.T., M.Sc.,Ph.D., IPM.

2026 | Tesis | S2 Mag. S. & T.Transportasi

Keselamatan di perlintasan sebidang masih menjadi tantangan utama dalam sistem transportasi perkeretaapian di Indonesia, khususnya pada perlintasan sebidang tidak terdaftar dan

perlintasan terdaftar tidak dijaga yang hanya dilengkapi dengan alat Early Warning SystemPermasalahan ini semakin kompleks pada lokasi yang memiliki keterbatasan lebar jalan,

dimana penerapan palang pintu perlintasan sering kali tidak memungkinkan untuk diaplikasikan akibat keterbatasan ruang, biaya instalasi dan operasional yang tinggi, serta

rendahnya kepatuhan pengguna jalan. Penelitian ini mengevaluasi kelayakan sistem pengaman perlintasan sebidang hybrid yang mengintegrasikan semi-automatic rising-barriers dengan alat Early Warning System dan alat keselamatan lainnya seperti CCTV, bike-box, tombol darurat dan warning zone di wilayah Provinsi Sumatera Barat sebagai studi kasus. Metodologi penelitian mencakup analisis data

kecelakaan perlintasan sebidang periode 2017-2024, evaluasi teknis, analisis kelayakan ekonomi (Net Present Value dan Benefit Cost Ratio), serta analisis risiko awal melalui metode

Failure Mode Event Analysis. Manfaat ekonomi dari peningkatan keselamatan dinilai menggunakan pendekatan Value Statistical of Life serta dilengkapi dengan skema kompensasi

resmi Indonesia sebagai analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hybrid ini memberikan peningkatan signifikan

dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang, seperti pengurangan ketergantungan pada manusia dan sistem penghalang otomatis dibandingkan dengan pintu perlintasan dengan

operator atau Early Warning System. Analisis ekonomi menunjukkan nilai Net Present Value positif dan Benefit Cost Ratio > 1 pada dengan tingkat diskonto 6% yang mengindikasikan

kelayakan ekonomi jangka panjang. Analisis Failure Mode Event Analysis juga memperlihatkan penurunan yang sangat signifikan pada nilai Risk Priority Number setelah

penerapan strategi mitigasi yang direkomendasikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi rising-barriers dengan alat keselamatan lainnya merupakan solusi yang sesuai dengan

kondisi Indonesia, layak secara ekonomi, serta andal secara operasional guna meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang

Level crossing safety remains a persistent challenge in Indonesia, particularly at passive and Early Warning System-only crossings. Conventional barrier-gates are often impractical in these

environments due to spatial constraints, high installation and staffing costs, and vulnerability to behavioural non-compliance. This study evaluates the feasibility of a hybrid level crossing protection system integrating semi-automatic rising-barriers with an Early Warning System-based warning mechanism, using West Sumatra as a representative case study. The research applies a multi-dimensional methodology combining accident data analysis (2017-2024), technical and ergonomic evaluation, economic feasibility assessment using Net Present Value and Benefit Cost Ratio, and a preliminary risk assessment through Failure Mode Event Analysis method. Economic benefits are evaluated using the Value Statistical of Life framework, supplemented by Indonesia’s legally mandated compensation scheme for sensitivity comparison. The results indicate that the proposed hybrid system offers superior physical enforcement and reduced reliance on human operators compared with conventional barrier-gates and Early

Warning System-only. The economic evaluation demonstrates a positive Net Present Value and a Benefit Cost Ratio ? 1 with a 6% discount rate, confirming long-significant reductions in critical Risk Priority Number following the implementation of targeted mitigation strategies. This study concludes that rising-barriers integrated with Early Warning System, Emergency Push-Button, Warning Zones, CCTV, and Bike Box provide a context-appropriate, economically viable, and operationally robust solution for improving level crossing safety in spatially constrained and high-risk environments in Indonesia.

Kata Kunci : Level crossings, Rising-Barriers, Early Warning System, Economic Feasibility, Net Present Value, Benefit Cost Ratio, Value Statistical of Life, Discount Rate, Failure Mode Event Analysis.

  1. S2-2026-524650-abstract.pdf  
  2. S2-2026-524650-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-524650-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-524650-title.pdf