Laporkan Masalah

Variasi Spasial-Temporal Determinan Pembangunan Ekonomi di Regional Jawa dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan

Ayub Abdul Rahman, Doddy Aditya Iskandar, S.T., MCP., Ph.D

2026 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Dalam satu dekade terakhir, regional Jawa masih menjadi pusat perekonomian nasional dengan kontribusi lebih dari separuh terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Meskipun demikian, pembangunan ekonomi di regional Jawa masih menunjukkan ketimpangan yang signifikan antardaerah. Ketimpangan tersebut tidak lepas dari adanya perbedaan karakteristik wilayah, baik karena bergantung pada dominasi karakteristik perkotaan maupun perdesaan, serta keberagaman kondisi lokal antardaerah. Untuk mencapai kesetaraan, pembangunan ekonomi di regional Jawa sejatinya harus bersifat berkelanjutan dengan menyeimbangkan kesejahteraan sosial, pertumbuhan ekonomi dan juga kelestarian lingkungan, sesuai dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs). 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kinerja indikator pembangunan berkelanjutan terhadap PDRB per kapita kabupaten/kota di regional Jawa sebagai representasi dari kinerja ekonomi daerah selama periode 2018-2023. Pendekatan regresi data panel digunakan untuk mengungkap determinan PDRB per kapita kelompok daerah kabupaten/kota berdasarkan dominasi karakteristik perkotaan maupun perdesaan. Selain itu, pendekatan geographically weighted panel regression (GWPR) digunakan untuk menangkap dinamika spasial-temporal dalam menjelaskan perkembangan PDRB per kapita antardaerah. 

Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja ekonomi pada kelompok daerah yang didominasi karakteristik perkotaan dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan daya beli masyarakat, sedangkan pada kelompok daerah yang didominasi karakteristik perdesaan dipengaruhi oleh tingkat kemiskinan, akses terhadap kesempatan kerja, dan daya beli masyarakat. Di sisi lain, dinamika internal dan karakteristik lokal tiap daerah menyebabkan adanya variasi dalam capaian kinerja indikator pembangunan berkelanjutan, sehingga berdampak pada ketidakmerataan pembangunan ekonomi antardaerah.

Berbagai temuan tersebut menegaskan bahwa pembangunan ekonomi antardaerah di regional Jawa belum sepenuhnya mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Integrasi kerangka pembangunan berkelanjutan dalam menentukan strategi pembangunan ekonomi regional perlu dioptimalkan agar dampak pembangunan dapat bersifat inklusif, merata dan berkelanjutan. Untuk mendukung upaya tersebut, perlu didorong melalui penguatan hubungan fungsional antara daerah perkotaan dan perdesaan serta pengoptimalan kebijakan penyediaan tenaga kerja hijau sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi ekonomi hijau.

Over the past decade, the Java region has remained the center of the national economy, contributing more than half of Indonesia’s Gross Domestic Product (GDP). Nevertheless, economic development in the Java region continues to exhibit significant interregional disparities. These disparities stem from differences in regional characteristics, particularly the dominance of urban or rural features, as well as the heterogeneity of local conditions across regions. To achieve greater equity, economic development in the Java region should fundamentally adopt a sustainable approach by balancing social welfare, economic growth, and environmental preservation, in line with the principles of the Sustainable Development Goals (SDGs).

This study aims to analyze the impact of the performance of sustainable development indicators on district/city GDP per capita in the Java region as a representation of regional economic performance. A panel data regression approach is employed to identify the determinants of GDP per capita among groups of regencies/cities based on the dominance of urban or rural characteristics. In addition, a geographically weighted panel regression (GWPR) approach is used to capture spatial–temporal dynamics in explaining interregional variations in GDP per capita.

The results indicate that economic performance in regions dominated by urban characteristics is influenced by education levels and purchasing power, whereas in regions dominated by rural characteristics it is affected by poverty levels, access to employment opportunities, and purchasing power. Furthermore, internal dynamics and local characteristics across regions lead to variations in the achievement of sustainable development indicators, which in turn contribute to uneven economic development among regions.

These findings underscore that interregional economic development in the Java region has not yet fully integrated the principles of sustainable development. The integration of a sustainable development framework in formulating regional economic development strategies therefore needs to be optimized to ensure that development outcomes are inclusive, equitable, and sustainable. To support this effort, strengthening functional linkages between urban and rural areas, along with optimizing policies for the provision of green jobs, is essential as a means of supporting the implementation of a green economy.

Kata Kunci : pembangunan ekonomi regional, pembangunan berkelanjutan, tenaga kerja hijau, regresi data panel, GWPR

  1. S2-2026-529096-abstract.pdf  
  2. S2-2026-529096-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-529096-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-529096-title.pdf