GENEALOGI KONSEP EVOLUSI KESADARAN MANUSIA MENURUT PEMIKIRAN KRITIS TERENCE MCKENNA
Fermi Enrico Antonius Saflafo, kesadaran, psilocybin, evolusi manusia, Teori Kera Zaman Batu, filsafat manusia
2026 | Skripsi | ILMU FILSAFAT
Kesadaran
manusia merupakan fenomena kompleks yang hingga kini belum sepenuhnya dapat dijelaskan
secara definitif dan konklusif. Paradigma evolusi Darwinian yang menekankan seleksi
alam dan gradualisme biologis. Dalam konteks tersebut, Terence McKenna melalui Stone
Ape Theory mengajukan hipotesis alternatif bahwa konsumsi zat psikedelik, khususnya
psilocybin, oleh hominid awal berperan sebagai faktor lingkungan yang berkontribusi
terhadap lompatan kognitif manusia. Lompatan ini mencakup berkembangnya kemampuan
simbolik, bahasa, empati, serta pengalaman spiritual yang menjadi fondasi kebudayaan
manusia.
Penelitian
ini merupakan penelitian filsafat kualitatif menggunakan studi kepustakaan dengan
merefleksikan secara filosofis permasalahan dalam teori dalam kesadaran diangkat
oleh peneliti. Adapun penelitian menggunakan metode hermeneutika filosofis dengan
analisis hasil menggunakan unsur metodis berupa deskripsi, interpretasi, analisis,
dan refleksi sehingga penelitian mampu menghadirkan suatu analisis kritis filsafat.
Hasil
penelitian yang diperoleh dalam hasil penelitian ini adalah menunjukkan bahwa:
Pertama, evolusi kesadaran manusia dapat ditelusuri secara genealogi tidak hanya
melalui perubahan biologis, tetapi juga melalui interaksi simbolik, budaya, dan
pengalaman transendental yang dimediasi oleh lingkungan, termasuk konsumsi zat psikedelik.
Kedua, teori Terence McKenna mengandung dimensi metafisis dan spekulatif yang tidak
sepenuhnya dapat diverifikasi secara empiris, namun tetap memiliki kontribusi penting
dalam filsafat manusia sebagai kerangka alternatif untuk memahami kemunculan kesadaran,
simbolisasi, dan spiritualitas manusia. Dengan demikian, meskipun Stone Ape Theory
tidak dapat diposisikan sebagai teori ilmiah, gagasan McKenna relevan sebagai perspektif
filosofis yang memperkaya diskursus kontemporer mengenai hakikat kesadaran dan eksistensi
manusia.
Human consciousness is a complex phenomenon that has not
yet been fully explained by Darwinian evolutionary theory, which primarily emphasizes
natural selection and biological gradualism. In this context, Terence McKenna, through
the Stone Ape Theory, proposes an alternative hypothesis suggesting that the consumption
of psychedelic substances particularly psilocybin by early hominids functioned as
an environmental factor contributing to a significant cognitive leap in human evolution.
This leap includes the emergence of symbolic thinking, language, empathy, and spiritual
experience, which later became the foundations of human culture.
This study aims to examine the concept of the evolution
of human consciousness according to Terence McKenna and to situate his ideas within
the framework of philosophical anthropology, especially in relation to questions
of human existence, culture, and spirituality. This research employs a qualitative
philosophical approach based on library research. The analytical framework is grounded
in philosophical hermeneutics, utilizing methodological stages of description, interpretation,
critical analysis, and reflective evaluation of McKenna’s primary texts alongside
supporting literature from philosophy, anthropology, and consciousness studies.
The findings of this study indicate that, first, the evolution
of human consciousness can be genealogically understood not only through biological
transformation but also through symbolic, cultural, and transcendental experiences
mediated by environmental interactions, including the use of psychedelic substances.
Second, although McKenna’s theory contains metaphysical and speculative dimensions
that cannot be fully verified empirically, it nonetheless offers a significant contribution
to philosophical anthropology by providing an alternative perspective on the emergence
of human consciousness, symbolism, and spirituality. Therefore, while the Stone
Ape Theory cannot be regarded as a definitive scientific theory, McKenna’s ideas
remain philosophically relevant in enriching contemporary discussions on the nature
of consciousness and human existence.
Kata Kunci : kesadaran, psilocybin, evolusi manusia, Teori Kera Zaman Batu, filsafat manusia