ANALISIS NUMERIK PENGARUH KONSENTRASI GAS CO2 TERHADAP KARAKTERISTIK ALIRAN FLUIDA DALAM SUMUR PANAS BUMI
Muhammad Nurhuda, Dr. Ir. Khasani, S.T., M.Eng, IPM. ASEAN Eng
2009 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINKonsentrasi yang tinggi dari gas CO2 yang larut di dalam fluida sumur panas bumi merupakan salah satu penyebab utama terjadinya pengendapan scale dalam sumur panas bumi dengan tipe scale yang terbentuk adalah calcite (CaCO3). Adanya endapan scale akan berpengaruh terhadap penurunan laju produksi. Pengendapan Scale (calcite) biasanya terdapat pada permukaan sumur dan di sekitar flashing point pada sumur panas bumi tipe Hot-water dominated. Untuk menghindari masalah tersebut, suatu alat yang disebut scale inhibitor diinjeksikan melalui pipa yang merentang ke sumur panas bumi di titik sebelum terjadinya flashing point. Oleh karena itu sangat penting untuk mengestimasi dimana letak dari flashing point untuk mengetahui dimana scale inhibitor harus diinjeksikan. Untuk melakukan hal tersebut, dibutuhkan alat-alat yang relatif mahal dan cenderung tidak efektif karena sulit dalam melakukan pengukurannya. Namun, permasalahan tersebut dapat diatasi dengan menggunakan suatu metode yaitu simulasi sumur panas bumi secara numerik yang diaplikasikan ke dalam sebuah program komputer yang dinamakan WBCtest. Parameter seperti konsentrasi CO2 akan berpengaruh terhadap profil tekanan dan temperatur di dalam suatu sumur panas bumi. Semakin rendah konsentrasi CO2, penurunan tekanan dan temperatur di dalam sumur panas bumi akan semakin besar. Selain itu, untuk konsentrasi gas CO2 tertentu, temperatur dasar sumur yang lebih rendah akan memberikan titik flashing yang lebih dangkal di dalam wellbore. Pengendapan calcite di dalam wellbore harus dipertimbangkan di dalam analisis karakteristik sumur panas bumi karena pengendapan calcite mengarah pada terjadinya penyusutan diameter wellbore, sebagai konsekuensinya terajdi pengurangan tekanan di dalam wellbore yang pada akhirnya akan mengurangi kapasitas uap air yang dihasilkan.
Kata Kunci : simulasi numerik, scale inhibitor, flashing point.