Laporkan Masalah

Keterhubungan Alam (Nature Relatedness) Masyarakat Pedesaan

Fadhliah Sofiyana Noor Saprowi, Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D.

2026 | Tesis | S2 Psikologi

Manusia mulai mengurangi keterkaitan dengan alam yang berdampak terhadap kerusakan alam dan penurunan kondisi mental maupun fisik. Keterhubungan alam (nature relatedness) sebagai keterhubungan individu dengan alam mendorong perilaku berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman dan praktik keterhubungan alam serta perubahan keterhubungan masyarakat pedesaan lintas kelompok usia dewasa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi di Dusun Jloko Wetan, Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan dan wawancara kepada sembilan partisipan dari tiga kelompok usia yaitu dewasa awal, tengah dan akhir. Analisis data menggunakan analisis tematik dan menghasilkan temuan tema-tema yaitu makna alam, komunikasi dengan alam dan rejo (ramai). Kondisi alam mengembangkan ketakutan atas entitas yang mendiami dan sekaligus kenyamanan. Slametan sebagai upaya penghormatan dan wujud syukur terhadap alam. Kegiatan di alam sebagai pemenuhan kebutuhan hidup dan interaksi sosial. Keterhubungan alam mengalami perubahan dipengaruhi oleh agama, kondisi lingkungan dan teknologi. Hasil temuan penelitian ini dapat menjadi pertimbangan strategi konservasi dengan mempertimbangkan pengetahuan dan kearifan lokal serta pandangan lintas generasi. Penelitian selanjutnya perlu mempertimbangkan kelompok usia anak-anak dan remaja untuk mendapatkan pandangan perubahan keterhubungan alam secara meluas.

Humans have begun to reduce their connection with nature, which has led to environmental damage and a decline in mental and physical health. Nature relatedness, defined as an individual's connection with nature, encourages sustainable behavior. This study aims to understand the experiences and practices of nature relatedness and changes in the nature relatedness of rural communities across adult age groups. This study is a qualitative study with an ethnographic approach in Dusun Jloko Wetan, Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Data collection was carried out through participant observation and interviews with nine participants from three age groups, namely early, middle, and late adulthood. Data analysis used thematic analysis and produced findings on the themes of the meaning of nature, communication with nature, and rejo (bustle). Natural conditions develop fear of the entities that inhabit them and at the same time a sense of comfort. Slametan is an effort to honor and express gratitude to nature. Activities in nature fulfill life's needs and provide social interaction. Connection with nature has undergone changes influenced by religion, environmental conditions, and technology. The findings of this study can be considered in conservation strategies by taking into account local knowledge and wisdom as well as cross-generational perspectives. Further research needs to consider children and adolescents to obtain a broader view of changes in the connection with nature.

Kata Kunci : keterhubungan alam, pedesaan, lintas usia dewasa, studi etnografi

  1. S2-2026-501291-abstract.pdf  
  2. S2-2026-501291-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-501291-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-501291-title.pdf