Laporkan Masalah

Tingkat kebisingan dan kenyamanan dilingkungan rumah sakit PKU Muhammadiyah dan RSUD kota Yogyakarta

Yenni Roshalina, Emilya Nurjani, S.Si., M.Si.

2010 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebisingan lalu lintas, mengetahui hubungan antara unsur cuaca dan unsur fisik dengan tingkat kebisingan lalu lintas, serta mengetahui dampak kebisingan terhadap kenyamanan karyawan dan pengunjung di lingkungan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah dan RSUD Kota Yogyakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode survei yaitu dengan cara pengukuran langsung di lapangan dengan menggunakan teknik disproportionate stratified random sampling. Data primer yang diperoleh dari hasil pengukuran langsung di lapangan yaitu data kebisingan, unsur cuaca, dan unsur fisik. Penyebaran kuisioner dan wawancara dilakukan pada jarak 25 meter dan 65 meter dari sumber kebisingan di dua rumah sakit kepada 40 responden untuk mengetahui dampak kebisingan terhadap kenyamanan karyawan dan pengunjung. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis grafik, statistik, dan deskriptif. Analisis grafik digunakan untuk mengetahui kecenderungan data yang di dapat. Analisis statistik menggunakan analisis korelasi sederhana dan berganda untuk mengetahui besarnya hubungan antara tingkat kebisingan dengan unsur cuaca dan unsur fisik. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis hasil kuisioner dan wawancara. Tingkat kebisingan ekivalen selama tujuh hari pengukuran di RS PKU Muhammadiyah berkisar antara 66dBA-71dBA, sedangkan di RSUD Kota Yogyakarta tingkat kebisingan ekivalen berkisar antara 56dBA-66dBA yang menunjukkan bahwa tingkat kebisingan ekivalen di dua rumah sakit tersebut melebihi ambang batas mutu kebisingan sebesar 55dBA. Hubungan antara kebisingan ekivalen dengan unsur cuaca dan unsur fisik di dua rumah sakit termasuk ke dalam korelasi sedang hingga tinggi. Pengaruh kebisingan terhadap kenyamanan karyawan dan pengunjung berdasarkan hasil penyebaran kuisioner bahwa sebagian besar responden kenyamanannya agak terganggu yaitu sebanyak 58% pada pengukuran 25 meter dan 52% pada pengukuran 65 meter di RS PKU Muhammadiyah, sedangkan 50% pada pengukuran 25 meter dan 52% pada pengukuran 65 meter di RSUD Kota Yogyakarta dari total 40 responden yang disebabkan oleh kebisingan lalu lintas.

The purpose of this study is to determine the level of traffic noise, knowing the relation between weather elements and physical elements to the level of traffic noise, and to know the impact of noise to the comfort of employees and visitors within the PKU Muhammadiyah Hospital and General Hospital Yogyakarta. The method used in this study using survey method is by direct measurement in the field using disproportionate stratified random sampling technique. The primary data obtained from direct field measurements of noise data, weather elements, and physical elements. Questionnaires and interviews conducted at a distance of 25 meters and 65 meters away from noise sources at two hospitals to the 40 respondents to identify the impact of noise to the comfort of employees and visitors. Analysis techniques used include analysis of graphs, statistics, and descriptive. Graphic analysis is used to determine the trend in the data can be. Statistical analysis using simple correlation and regression analysis to determine the relation between noise level weather elements and physical elements. Descriptive analysis is used to analyze the results of questionnaires and interviews. Equivalent noise level for seven days in PKU Muhammadiyah Hospital measurements ranged from 66dBA-71dBA, while in General Hospital Yogyakarta equivalent noise level ranged from 56dBA-66dBA which shows that the noise level equivalent at the two hospitals that exceed the quality threshold of noise at 55dBA. The relation between the noise is equivalent to the weather elements and physical elements in the two hospitals included in the moderate to high correlation. Effect of noise to the comfort of employees and visitors based on the results of questionnaires that the majority of respondents somewhat disturbed comfort that is as much 58% in the measurement of 25 meters and 52% in the measurement of 65 meters in PKU Muhammadiyah Hospital, while 50% in the measurement of 25 meters and 52% in the measurement 65 meters at the General Hospital Yogyakarta from the total 40 respondents caused by traffic noise

Kata Kunci : lalu lintas, kebisingan, tingkat kenyamanan,traffic, noise, comfort level

  1. S1-2010-187738-abstract.pdf  
  2. S1-2010-187738-bibliography.pdf  
  3. S1-2010-187738-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2010-187738-title.pdf