Laporkan Masalah

Strategi kelangsungan hidup keluarga miskin di kecamatan Srandakan kabupaten Bantul

Yeti Sulistianingrum, Prof. Drs. Kasto, M.A.; Sudrajat, S.Si., M.Si.

2005 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah strategi yang dilakukan keluarga miskin untuk mempertahankan kelangsungan hidup keluarga, strategi meningkatkan pendapatan, strategi penghematan pengeluaran, strategi keluarga miskin dalam memanfaatkan jaringan sosial dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidup. Penelitian ini dilakukan di Desa Poncosari Kecamatan Srandakan Kabupaten Bantul. Daerah penelitian dipilih menggunakan metode Purposive sampling. Populasi keluarga miskin sebanyak 699 keluarga. Jumlah responden sebanyak 200 keluarga diambil secara random sampling. Untuk memperoleh data di lapangan digunakan kuisioner. Analisis bersifat kualitatif dan kuantitatif menggunakan tabel frekuensi, tabel silang dan uji statistik menggunakan kai kuadrat Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi kelangsungan hidup yang dilakukan keluarga miskin beragam jenis dan jumlahnya. Hasil uji statistik kai kuadrat tidak menunjukan perbedaan signifikan jumlah strategi kelangsungan hidup menurut status kemiskinan. Perbedaan signifikan tampak pada strategi peningkatan pendapatan dan penghematan pengeluaran, sedangkan strategi memanfaatkan jaringan sosial tidak ada perbedaan signifikan, Pemanfaatan jaringan sosial hanya untuk kebutuhan yang sifatnya mendesak.

The research to know the number of poor family strategy that done to defend family survival, strategy to increase the income, strategy to save outcome, and strategy to use social network defend the survival. The research done in Poncosari villege, Srandakan Municipal of Bantul Regency. The research area was chosen by purposive sampling method. the number of population are 699 families. The number of respondents are 200 families was taken by random sampling. To get the data in the field was use by questionnaire. The data analysis are qualitative and quantitative, use using the model of frequency, cross table, and statistical test was using Chi-Square. Result of the research, show that the survival strategy that done by the poor family was various and with the different number. Result of the chi square statistical assay was not show the significant differences of the number survival strategy base to poverty status. The significant differences was show to income increase strategy and save the outcome, where as strategy to use the social network there are no significant differences because of social network was only for urge need.

Kata Kunci : strategi, keluarga miskin,strategy, poor family

  1. S1-2005-140472-abstract.pdf  
  2. S1-2005-140472-bibliography.pdf  
  3. S1-2005-140472-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2005-140472-title.pdf