Hubungan Antara Sumber Infeksi Dengan Dayaguna Thiamphenicol Pada Pengobatan Uretritis Anterior Akut Gonore Di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Tahun 1991-1995
Aaron Rumainum , dr. Widodo W, DSKK ; Prof dr. Soedjono Aswin, Ph.D.
1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERANUretritis anterior akut gonore masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama dan menempati urutan pertama dari seluruh Penyakit Menular Seksual. Penyakit ini sukar diberantas karena mempunyai masa tunas yang pendek, kesulitan diagnosis pada wanita (asimtomatis), timbulnya resistensi gonokokus terhadap antibiotika. Selain faktor-faktor medis di atas, faktor-faktor non medis seperti meningkatnya komunikasi, tidak adanya pendidikan seks yang benar dan perubahan moral dan sosial ekonomi dalam masyarakat kita serta pengaruh media cetak dan gambar yang merangsang seksual serta mudah didapat mempermudah penyebaran penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sumber infeksi terhadap efektivitas thiamphenicol pada pengobatan uretritis anterior akut gonore. Pengaruh sumber infeksi pada penelitian ini diuji secara statistik dengan menggunakan metode Khi Kuadrat dengan tingkat perbedaan kemaknaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik deskriptif dengan rancangan penelitian potong lintang (cross sectional). Subjek-subjek penelitian adalah para pasien dengan uretritis anterior akut gonore yang berobat di poliklinik RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta pada rentang waktu 1 Januari 1991 sampai 31 Desember 1995. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 137 pasien yang kontrol (dari total 466 kasus) terdapat 103 pasien (75,18%) dengan status marital belum menikah dan 34 pasien (24,82%) dengan status sudah menikah. Berdasarkan sumber infeksi, terdapat 101 pasien (73,72%) yang mendapatkan infeksi dari WTS dan 36 pasien (26,28%) dari non WTS. Penelitian ini juga mendapatkan hasil bahwa dari 101 pasien yang mendapatkan infeksi dari WTS, 96 pasien sembuh dengan terapi thiamphenicol sedangkan dari 36 pasien yang mendapatkan infeksi dari non WTS 33 pasien sembuh dan 3 pasien tidak sembuh. Jadi tidak ada hubungan bermakna (p > 0,05) antara perbedaan sumber infeksi dengan kesembuhan penderita uretritis anterior akut gonore yang diobati dengan thiamphenicol.
Kata Kunci : Uretritis anterior akut gonore