Laporkan Masalah

STUDI LETAK SERANGAN HAMA PENGGEREK OMPHISA SP. PADA VARIASI UMUR BAMBU APUS (GIGANTOCHLOAAPUS KURZ.) DAN BAMBU AMPEL (BAMBUSA VULGARIS SCHRAD.)

PRIYONO, Ir. Subyanto, M.S.; Dr.Ir. Musyafa', M.Agr.

2003 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

manfaat besar. Dalam pertumbuhannya bambu dapat terserang oleh hama penggerek Omphisa sp. yang menyebabkan kerusakan pada batang bambu berupa lubang gerek dan ruas batang memendek serta batang patah yang menyebabkan kematian. Penelitian mengenai serangan hama penggerek Omphisa sp. ini di Indonesia belum pemah dilakukan dan sangat diperlukan informasi ilmiah tentang hama ini yang dapat dijadikan dasar untuk pengendalian hama penggerek ini terutama pada bambu Apus dan bambu Ampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Intensitas Serangan, umur bambu yang diserang hama Omphisa sp. pada bambu Apus dan bambu Ampel dan Jetak gejala serangan Omphisa sp. pada bambu Apus dan bambu Ampel. Penelitian diawali dengan observasi lapangan dan dilanjutkan dengan penghitungan Intensitas Serangan, pengamatan gejala serangan berdasarkan variasi umur (1 tahun, 2 tahun dan 3 tahun ) dan pengukuran letak serangan (pangkal, tengah dan ujung) pada bambu Apus dan bambu Ampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangan hama penggerek Omphisa sp. mulai menyerang pada bambu berumur kurang dari 4 bulan yang ditandai dengan pemendekan ruas batang bambu terserang. Intensitas Serangan pada bambu Ampel (59,08 %) lebih besar dari pada bambu Apus ( 51,54 %). Pada bambu Apus dan bambu Ampel gejala serangan paling banyak terdapat pada umur 2 tahun, kemudian 3 tahun dan 1 tahun. Sedangkan berdasarkan letak serangan bagian yang paling banyak terserang adalah bagian pangkal, kemudian bagian tengah dan ujung.

Kata Kunci : Omphisa sp. - Bambu, Hama Penggerek batang. Apus, Ampel

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf