PENGARUH TAPAK, JENIS DAN VARIASI UMUR BAMBU TERHADAP INTENSITAS SERANGAN HAMA PENGGEREK DATANG OMPHISA SP.
TITO, Ir. Subyanto, M.S.; Dr.Ir. Musyafa', M.Agr.
2003 | Skripsi | S1 KEHUTANANDalam perkembangannya tanaman barn.bu tidak terlepas dari gangguan oleh ham.a, salah satu jenis ham.a tersebut adalah Omphisa sp., beberapa pengamatan menunjukkan ada kecendrungan tapak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan ketahanan barn.bu terhadap serangan ham.a. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh tapak terhadap Intensitas Serangan ham.a penggerek batang Omphisa sp. pada 2 tapak dan jenis barn.bu yang berbeda pada umur barn.bu 1,2 dan 3 tabun. Selringga penelitian ini dapat menambab :informasi ilmiab tentang pengaruh tapak dan jenis bambu terhadap Intensitas Serangan ham.a penggerek batang barn.bu Omphisasp. Penelitian ini melibatkan 2 faktor, yaitu tapak (pasir dan lempung) dan jenis barn.bu (barn.bu Apus dan barn.bu Ampel). Jenis barn.bu sebagai sumber variasi karena jenis barn.bu yang berbeda diduga memiliki kepekaan terhadap serangan ham.a penggerek batang bambu Omphisa sp. yang berbeda, begitu pula tapak yang beerbeda berpengaruh pada kepekaan terhadap serangan ham.a penggerek batang barn.bu Omphisa sp. Pada penelitian ini tiap tapak terdiri atas 40 rumpun bambu Ampel dan 40 rumpun barn.bu Apus sehingga jumlah keseluruhan sampel berjumlah 160 rumpun ham.bu. Untuk menganalisis rata-rata Intensitas Serangan pada tapak dan jenis barn.bu serta interaksinya digunakan analisis An.ova Dua Arab (Two Way Anova). Untuk mengetahui hubungan antarajenis barn.bu dengan tapak terhadap Intensitas Serangan ham.a penggerek batang Omhisa sp. digunakan t-test (Paired Sample Test). Untuk mengetabui hubungan antara diameter bambu yang terserang dengan yang tidak terserang pada umur bambu yang sama digunakan analisis An.ova Satu Arab ( One Way Anova) dengan tingkat kecermatan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa tapak berpengaruh terhadap Intensitas Serangan dengan nilai rata-rata lntensitas Serangan lebih tinggi pada tapak pasir (42,20 - 57,12%) dibandingkan dengan tapak lempung (23,94 - 38,75%). Tapak dan jenis bambu berbeda nyata terhadap Intensitas Serangan tetapi tidak pada interaksinya. Nilai rata-rata Intensitas Serangan berdasarkan umur bambu tertinggi pada bambu umur 2 tahun (19,32%) diikuti bambu umur 1 tahun (il,95%) dan terendah pada bambu umur 3 tahllll (9,59%).
Kata Kunci : Umur Bambu, Penggerek Batang, Omphisa sp.