Laporkan Masalah

Performa Ayam Broiler Yang Dipelihara Pada Ketinggian Lantai Kandang Berbeda Secara Close House Di Peternakan "X"

Dimas Kurnianudin, drh. Nur Ika Prihanani, M.Sc.

2026 | Tugas Akhir | D4 Teknologi Veteriner

Ayam broiler merupakan unggas yang dibudidayakan untuk produksi daging dengan pertumbuhan bobot badan yang cepat dan dapat dipanen dalam waktu singkat. Penyusunan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengevaluasi performa ayam broiler yang dipelihara pada ketinggian lantai kandang yang berbeda dalam sistem close house di Peternakan "X" di Gunungkidul. Sumber data yang digunakan untuk Tugas Akhir, yaitu ayam broiler strain CP 707 dengan total 150 ekor ayam yang ditempatkan di dua tingkat kandang (lantai 1 dan 2). Parameter yang diukur meliputi suhu dan kelembapan, feed intake (FI), feed conversion ratio (FCR), average daily gain (ADG), bobot badan, dan deplesi selama 28 hari pemeliharaan. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan perangkat lunak Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Kondisi lingkungan ayam broiler di Peternakan “X” pada lantai lantai 1 dan 2 berturut-turut memiliki suhu dan kelembapan yaitu 23,47 sampai 32,14°C dan 52 sampai 55%. Performa ayam broiler di lantai 1 dan 2 pada FI, ADG, dan bobot badan tidak memiliki perbedaan namun, memiliki perbedaan dalam hal FCR yaitu 1,56 dan 1,67 dan deplesi sebesar 1,83?n 3,44%. Ayam broiler strain CP 707 yang dipelihara pada lantai 1 dan 2 di Peternakan “X” menunjukkan suhu dan kelembapan yang baik serta memiliki performa yang baik yaitu 23,47 sampai 32,14°C dan 52 sampai 55%. 

Broiler chickens are poultry raised for meat production, characterized by rapid body weight growth and a short production cycle. This Final Project was conducted to evaluate the performance of broiler chickens reared at different floor heights in a close house system at “X” Farm in Gunungkidul. The data source used in this study consisted of 150 CP 707 strain broiler chickens housed on two cage levels (floor 1 and floor 2). The parameters observed included temperature and humidity, feed intake (FI), feed conversion ratio (FCR), average daily gain (ADG), body weight, and depletion during a 28-day rearing period. The collected data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) with the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) software. The environmental conditions of broiler chickens at “X” Farm on floors 1 and 2 showed temperatures ranging from 23.47 to 32.14°C and humidity levels of 52 to 55%. The performance of broiler chickens reared on floors 1 and 2 did not differ in terms of FI, ADG, and body weight; however, differences were observed in FCR, which were 1.56 and 1.67, and in depletion rates, which were 1.83% and 3.44%, respectively. Broiler chickens of the CP 707 strain reared on floors 1 and 2 at “X” Farm experienced favorable temperature and humidity conditions and demonstrated good overall performance, with temperatures ranging from 23.47 to 32.14°C and humidity levels of 52 to 55%.

Kata Kunci : broiler, CP 707, close house, ketinggian lantai, performa

  1. D4-2026-481700-abstract.pdf  
  2. D4-2026-481700-bibliography.pdf  
  3. D4-2026-481700-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2026-481700-title.pdf