Laporkan Masalah

Pengaruh kondisi keuangan perusahaan terhadap konservatisme akuntansi dan manajemen laba

LO, Eko Widodo, Promotor Prof.Dr. Zaki Baridwan, M.Sc

2005 | Disertasi | S3 Ilmu Ekonomi

Penelitian ini menguji pengaruh kondisi keuangan perusahaan terhadap konservatisme akuntansi dan manajemen laba. Penelitian ini membahas tiga isu. Isu pertama adalah mengenai pengaruh kondisi keuangan perusahaan terhadap konservatisme akuntansi dan manajemen laba. Isu kedua adalah keraguan terhadap keakuratan ukuran-ukuran konservatisme akuntansi dalam penelitian-penelitian sebelumnya. Isu ketiga adalah keraguan terhadap keakuratan pengukuran manajemen laba dengan menggunakan akrual diskresioner. Penelitian ini menggunakan teori akuntansi positif sebagai teori utama. Hipotesishipotesis mengenai pengaruh kondisi keuangan perusahaan terhadap konservatisme akuntansi dan manajemen laba dikembangkan berdasarkan teori akuntansi positif. Penelitian ini juga menggunakan penjelasan-penjelasan teoritis lain yang dapat mendukung atau berlawanan dengan hipotesis- hipotesis yang dikembangkan dengan teori akuntansi positif. Konservatisme akuntansi dapat dijelaskan dengan penjelasan teori akuntansi positif, penjelasan risiko litigasi, penjelasan pajak penghasilan, dan penjelasan teori prospek. Manajemen laba dapat dijelaskan dengan teori akuntansi positif, teori signaling, teori kos transaksi, teori prospek, dan teori atribusi. Sampel penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa efek Jakarta sejak tahun 1994 sampai dengan 2002. Sampel yang berhasil diperoleh sebanyak 108 perusahaan manufaktur dengan jumlah observasi penelitian adalah 864 observasi. Sampel dibagi dalam dua sub sampel berdasarkan kondisi keuangan perusahaan. Penelitian ini membuat suatu prosedur pembentukan dan pengujian variabel instrumental konservatisme akuntansi dengan melibatkan lebih banyak atribut konservatisme akuntansi. Penelitian ini juga menggunakan suatu model dekomposisi akrual diskresioner dengan variabel independen tingkat konservatisme akuntansi dan variabel- variabel manajemen laba. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan uji regresi Ordinary Least Squares, Generalized Method of Moments, Ancova, Mancova, dan uji Dua Proporsi Saling Asing dari Satu Kelompok. Hasil regresi dekomposisi akrual diskresioner menunjukkan bahwa variabel konservatisme akuntansi dan manajemen laba mempengaruhi secara signifikan akrual diskresioner. Hasil pengujian empirik terhadap hipotesis penelitian menunjukkan bahwa (1) kondisi keuangan perusahaan mempengaruhi konservatisme akuntansi, (2) kondisi keuangan perusahaan mempengaruhi manajemen laba, (3) kondisi keuangan perusahaan mempengaruhi konservatisme akuntansi dan manajemen laba.

This research tests the influence of a company’s financial condition on its accounting conservatism and earnings management. This study is concerned with three issues. First, this study examines the influence of a company’s financial condition on its accounting conservatism and earnings management. Second, there is a questioning of the accuracy of accounting conservatism measurement in previous research. Third, there is a questioning of the accuracy of earnings management measurement by discretionary accruals. This study uses positive accouting theory as an overall theory. Hypotheses about the influence of a company’s financial condition on its accounting conservatism and earnings management are developed based on positive accounting theory. This study also uses other theoretical explanations that can support or be contratry to a hypothesis that was developed by positive accounting theory. Accounting conservatism can be explained by positive accounting theory, litigation risk explanation, income tax explanation, and prospect theory. Earnings management can be explained by positive accounting theory, signaling theory, transactions cost theory, prospect theory, and attribution theory. Sample in this study consists of manufacturing companies that were listed at Jakarta Stock Exchange since 1994 to 2002. Sample consists of 108 companies or 864 observations. Sample are divided into two groups based on a company’s financial condition. This study develops a testing and developing procedure of accounting conservatism instrumental variables by using more accounting conservatism attributes. This study also uses a discretionary accrual decomposition model with accounting conservatism and earnings management variables as independent variables. Hypotheses are examined by using Ordinary Least Squares Regression, Generalized Method of Moments Regression, Ancova, Mancova, and Two Proportions with Mutually Exclusive Categories from One Group Test. The results of discretionary accrual decomposition regression indicate that accounting conservatism and earnings management significantly influence discretionary accruals. The results of empirical tests to research hypotheses indicate that (1) a company’s financial condition does influence its accounting conservatism, (2) a company’s financial condition influences its earnings management, and (3) a company’s financial condition influences its accounting conservatism and earnings management.

Kata Kunci : Akuntansi,Manajemen Laba,Keuangan Perusahaan,Konservatisme Akuntansi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.