Laporkan Masalah

PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM OLEH MASYARAKAT DESA SEREH DALAM KAITANNYA DENGAN KELESTARIAN EKOSISTEM DIKAWASAN CAGAR ALAM PEGUNUNGAN CYCLOPS KABUPATEN JAYAPURA

A.F.SARI ROSA MOIWEND, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Sulthoni, M.Sc.; Ir. Djuwadi, MS.

2003 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Cagar Alam Pegunungan Cyclops merupakan suatu kawasan perlindungan yang berbatasan langsung dengan pemukiman penduduk baik penduduk asli setempat maupun pendatang yang masuk dalam wilayah pengembangan kabupaten Jayapura. Keadaan sosial ekonomi masyarakat sekitar menyebabkan mereka harus menggantungkan hidupnya pada sumber daya alam yang ada di dalam kawasan cagar alam . Hal ini mendorong kami untuk melakukan suatu penelitian yang bertujuan mengetahui interaksi yang terjadi antara masyarakat sekitar kawasan dengan hutan di cagar alam, sehingga dapat dikaji bagaimana kaitannya dengan kelestarian ekosistem kawasan Cagar Alam Pegunungan Cyclops. Diharapkan hasill penelitian ini dapat memberikan masukan yang berguna bagi pengelolaan kawasan serta pengembangan sosial ekonomi masyarakat sekitar kawasan. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan mengambil pendekatan Oral Stimuli Oral Responses, dengan pertimbangan latar belakang pendidikan masyarakat setempat. Dengan metode ini dapat diperoleh berbagai informasi yang berhubungan dengan keadaan sosial, ekonomi, budaya, pemahaman masyarakat sekitar tentang konsep cagar alam, serta bentuk interaksi yang dilakukan oleh masyarakat sekitar ke dalam Cagar Alam Cyclops. Untuk mengetahui potensi sumber daya alam yang terdapat di dalam kawasan tersebut, dilakukan pengamatan langsung dan pengambilan data potensi vegetasi dan satwa khususnya pada wilayah jelajah dan wilayah yang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Informasi penting ini kemudian dibahas secara kualitatif untuk mencapai tujuan penelitian. Bentuk-bentuk interaksi masyarakat sekitar kawasan lebih banyak dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Beberapa bentuk pemanfaatan sumber daya alam yang paling sering dilakukan adalah berburu satwa liar untuk dikonsumsi dagingnya, berkebun atau berladang, mengambil buah-buahan hutan, mengambil tanaman hutan, serta menebang pohon, yang biasanya dilakukan jika akan membangun rumah. Semua bentuk kegiatan ini dilakukan secara tradisional, dengan menggunakan alat-alat yang sederhana dan dirasakan tidak mengganggu kelestarian ekosistem. Tetapi yang dikhawatirkan adalah semakin meningkatnya aktifitas berladang dan aktifitas lainnya bahkan sampai jauh kedalam kawasan cagar alam, serta cara membuka ladang dengan membakar lahan akan sangat mempengaruhi kondisi ekologi cagar alam. Meningkatnya aktifitas masyarakat sekitar, kalau tidak segera dikontrol, akan sangat mengancam kelestarian ekosistem kawasan cagar alam. Perlu adanya suatu bentuk pengelolaan kawasan cagar Alam Cyclops yang terpadu yang tidak hanya memperhatikan aspek biologi dan ekologi saja, tetapi harus juga memperhatikan aspek sosial ekonomi masyarakat sekitar dengan mengembangkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada sehingga mereka juga merasa memiliki kawasan tersebut, dan ikut menjaga kelestariannya. Dengan demikian dapat tercapai suatu kawasan perlindungan yang aman dan lestari.

Kata Kunci : Sumber Daya Alam, Kelestarian, Ekosistem, Cagar Alam

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf