Laporkan Masalah

Daya dukung geologi untuk perencanaan tata ruang di kecamatan Prambanan bagian Selatan kabupaten Dati II Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta

Amien Widodo, Dr. Ir. Suharto Tjojudo, M.Sc.; Ir. Soetoto, S.U.

1994 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Peruntukan ruang di Kecamatan Prambanan bagian selatan belum tertata baik sehingga terjadi benturan kepentingan. Seperti misalnya di sekitar peninggalan budaya (candi-candi) ada lokasi penambangan batu putih, atau adanya aktivitas penambangan batu putih di bagian bawah lereng yang terjal, atau adanya kegiatan permukiman di bagian tekuk dan tengah lereng yang sangat terjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sesumber dan kerentanan bencana sehingga dapat diperhitungkan wilayah geologi lingkungan dan daya dukung geologi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan pendahuluan perencanaan tata ruang di Kecamatan Prambanan bagian selatan. Penelitian juga bertujuan untuk memecahkan salah satu permasalahan lingkungan hidup. Cara penelitian dilakukan secara bertahap yaitu dimulai dengan tahap persaiapan, kerja lapangan pasca lapangan. Hasilnya disajikan secara diskriptif, dalam bentuk peta-peta, peta tumpang susun, penampang melintang dan tabel. Dengan jalan tumpang susun peta masing-masing akan diperoleh peta satuan wilayah geologi lingkungan. Kemudian dilakukan penilaian kualitas dan penilaian kepentingan masing-masing komponen untuk diperhitungkan daya dukung geologi pada masing-masing satuan wilayah geologi lingkungan. Daya dukung geologi diperoleh penjumlahan dari hasil perkalian antara nilai kualitas dan nilai kepentin-gan masing-masing komponen. Daya dukung geologi yang terhitung dipergunakan untuk menilai prioritas peruntukan ruang bagi usaha perlindungan, permukiman, pertanian dan pertambangan. Berdasarkan penilaian potensi sesumber dan kerentanan bencana di Kecamatan Prambanan bagian selatan dapat dibedakan menjadi lima wilayah geologi lingkungan. Wilayah 1 mempunyai nilai tinggi untuk usaha perlindungan dan beberapa tempat untuk permukiman dan pertanian dengan lokasi terbatas dan atau ditentukan. Wilayah 2 diprioritaskan untuk pertanian dan beberapa untuk permukiman terbatas. Wilayah 3 diprioritaskan untuk permukiman dan beberapa tempat terbatas untuk pertanian dan perlindungan. Wilayah 4 mempunyai nilai tinggi untuk usaha pertambangan dan perlindungan, serta beberapa tempat untuk pertanian dan permukiman. Wilayah 5 mempunyai daya dukung tinggi untuk perlindungan, yang dikhususkan untuk mengurangi kerentanan bencana erosi dan gerakan tanah, serta untuk melindungi mata air.

Some land uses in Southern part of Kecamatan Prambanan have been conflicted each other. For examples there pumicitic breccias (batu putih) mining sites around cultural relicts (temples) and under steep cliffs, or there are settlements the base and in the middle steep slopes. The problems will be eliminated by environmental geological system. The result of the research might be hoped as input preliminary land use planning in southern part of Kecamatan Prambanan. The research is also for eliminating one of environmental problem. The research have been finished in three stages, 1st stage preparation study, the 2nd stage field work and the 3rd stage analysis work. The results are presented in descriptions, naps, cross-sections, overlay, rating of each parameter and important values of each land use. overlaying the maps will be found environmental geological zone map. The next is evaluation of the quality values (rating) and important values (weight) to calculate their geological capabilities in each environmental geological zone. The geological capability values are counted by multiplicating the quality values and important values. Based on the evaluation of resources potentials their geological hazards southern part of Prambanan has five environmental geological zones. Zone 1 has high geological capabilities for cultural relict and erosional conservation, and small part of this zone can be used for restricted settlements and agriculture. Zone 2 has high capabilities for wet land agricultures and some places for settlements. Zone 3 has high capabilities for settlements, and some places for cultural relict conservation, and for some agriculture. Zone 4 has high capabilities for erosional conservation and for rock (batu putih) mining, small part can be used for settlement and agriculture. Zone 5 has high capabilities conservation to take care erosional and mass movement hazards and conservation spring.

Kata Kunci : Perencanaan Tata Ruang,Daya dukung Geologi

  1. S2-1994-4555-Abstract.pdf  
  2. S2-1994-4555-Bibliography.pdf  
  3. S2-1994-4555-TableofContent.pdf  
  4. S2-1994-4555-Title.pdf