KOMPOSISI JENIS BURUNG DI OBYEK WISATA KALIADEM DESA KEPUHARJO KECAMATAN CANGKRINGAN KABUPATEN SLEMAN
Bambang Ary Haryanto, Dr. Ir. Djuwantoko, M.Sc. ; Ir. Supriyadi, M.For.Sc.
2003 | Skripsi | S1 KEHUTANANBurung merupakan jenis satwa yang sangat dikenal dan umum dijumpai di Indonesia, bahkan di dunia. Saat ini burung-burung di alam bebas jumlahnya sudah sangat berkurang. Berbagai kepentingan manusia telah menjadi penyebab utama terciptanya kondisi ini, yang kemudian menyisakan hutan-hutan pegunungan sebagai habitat yang hams menampung berbagai jenis burung. Obyek Wisata Kaliadem mempakan salah satu wilayah yang termasuk dalam kategori tersebut, dimana terletak di pegunungan dan masih terdapat hutan. Oleh karena itu, kawasan ini perlu dikelola secara lebih baik dalam rangka konservasi jenis-jenis burung. Sebelum kegiatan pengelolaan satwaliar (burung) dilaksanakan, sebagai informasi awal perlu diketahui terlebih dulu komposisi dan kelimpahan jenis burung yang terdapat pada kawasan itu. Sesuai permasalahan yang ada, maka tujuan penelitian ini adalah mengetahui komposisi dan kelimpahan jenis burung di Obyek Wisata Kaliadem. Informasi ini akan bermanfaat sebagai pertimbangan dalam menentukan berbagai langkah dalam upaya konservasi jenis burung. Penelitian dilaksanakan pada musim kemarau selama satu bulan dari bulan Juni - Juli 2002. Metode yang dipergunakan adalah point count dengan jari-jari 25 m. Burung yang diamati adalah burung yang ditemukan pada radius 0 - 25 m dan 25 m - tak terdeteksi ( two counting bands ). Titik pengamatan ditempatkan secara random dengan jarak antar titik minimal 200 m untuk menghindari penghitungan ganda. Berdasarkan hasil penelitian diketahui saat ini di Obyek Wisata Kaliadem terdapat 38 jenis burung dari 22 familia. Tiga puluh delapan jenis burung tersebut berasal dari tiga blok penelitian, yaitu 17 jenis burung terdapat di Blok Akasia, 16 jenis burung di Blok Pinus dan 29 jenis bumng di Blok Campuran. Kelimpahan burung tertinggi di Blok Campuran ditempati oleh Kacamata biasa (Zosterops palpebrosus) dengan nilai densitas 17,07 individu/ Ha, Blok Pinus oleh Betet ( Psittacula alexandri ) dengan nilai densitas 16,98 individu/ Ha dan Blok Akasia oleh Kutilang ( Pycnonotus aurigaster ) dengan nilai densitas 8,83 individu/Ha.
Kata Kunci : komposisi dan kelimpahan jenis, point count , 38 jenis bumng