Laporkan Masalah

Mobilitas pekerja wanita Bali (studi kasus di Kelurahan Bitera Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar propinsi Bali)

Desak Putu Parmiti, Prof. Dr. Ida Bagoes Mantra; Prof. Drs. R. Bintarto

1990 | Tesis | S2 Kependudukan

Penelitian mobilitas pekerja Wanita dilakukan di Kelurahan Bitera, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk memperoleh Gambaran tentang karakteristik, perilaku dan aktivitas pekerja Wanita pelaku mobilitas di daerah tujuan. Pemilihan Kelurahan Bitera sebagai daerah penelitian dilakukan secara purposive, karena banyak Wanita yang pergi ke luar desanya untuk mencari pekerjaan. Selanjutnya pemilihan responden dilakukan secara acak. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara yang menggunakan kuesioner. Disamping itu juga dilakukan observasi partisipasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh diolah dengan bantuan computer, interpretasi dilakukan berdasarkan tabel frekuensi dan tabel silang. Hasil analisis didapatkan (1) peran serta aktif wanita dalam kegiatan nafkah semakin meningkat, walaupun mereka harus meninggalkan desanya untuk melakukan mobilitas ulang aling dan sirkuler. Hal ini terbukti bahwa pekerja yang melakukan mobilitas bukan hanya mereka yang belum kawin, tetapi juga mereka yang sudah kawin, terutama para pekerja ulang alik. Peningkatan ini terlihat sejak adanya kemauan dibidang pariwisata(2) karakteristik umur pekerja sebagian besar pada usia mudanya yaitu rata-rata 26,7 tahun bagi pekerja ulang alik dan 21,1 tahun bagi pekerja sirkular. Pendidikan pekerja sangat rendah sehingga pekerjaan yang dilakukan diluar sekolah formal. Dilihat dari pemilikan lahan keadaan ekonomi pekerja berada di bawah garis kecukupan (3) mobilitas yang dilakukan pekerja ulang alik (53,6%) dan sirkular (46,4%) yang sebagian besar dilakukan secara regular/ Demikian juga cara mendapatkan pekerjaan sebanyak 71,5%) mereka dibantu teman/keluarga dan 28.5 persen dengan usaha sendiri. Alas an pekerjaan melakukan mobilitas adalah untuk meningkatkan pendapatan dengan cara mencari pekerjaan. Disamping itu adanya factor pendorong dari keyakinan pekerja sendiri bahwa pekerjaan merupakan kewajiban. Faktor tersendirinya kesempatan kerja terutama disektor pariwisata juga merupakan factor penyebab pekerja melakukan mobilitas. Akibat-akibat yang ditimbulkan secara ekonomis sangat positif,karena pendapatn yang diperoleh dapat membantu ekonomi rumah tangga dan mereka dapat menyekolahkan anak. Akibatnya dibidang social buda terdapat perubahan-perubahan terutama kehidupan kegotongroyongan bersifat ekonomis dan kedinasan semakin meluntur. Namun, kegotongroyongan di bidang adat kemasyarakatan (suka dan duka) masih tetap berlaku, hanya saja mengalami pergeseran waktu.

The study on mobility of Balin?s? ????? ??? carried in the Villages of Bitera, Bianyar Subdistrict of Gianyar Regency in Bali. In general. The study aims at abserving the characteristics, behaviour, and activities of Balinese wommen concerning population mobility in thei places of destination. The Village of Biters has been purposively selected as the study ares since there are a lot of women ?? ?? wage labour or other employment oportunities outside the village. Respondents ars selected at random. The techni-que of data collection was done through questionnaire and In-depth interview. Data interpretation was mainly based on frequency tables, while data analysis was done by using cross-tabulation with the aide of the IBM Comp?? tible Computer at the Population Studies Center, Gedian Mada University. Analysis results ars as follows I There Increase of active participation among ????? their efforts to find additional income for their house hold economy. In spite of the fact that they have to or 1 Iwave their village and families to commute circular migrants. It has been proved that not only un married women. but also women who are already Barri perforised thie mobility activities too, especially commuting. The incrasse has been obsarved since tour was actively proposed; 2) Most of the female Hockers are of the younger age groups around 26.7 years for the commuters and 21.1 years for the circular sigrants. ALL of these women are poorly educated, thus are mostly a sloved in the informal sector. Concerning land ownership their economic conditions are below average lines 3 About 33.4 percent of respondents are commuters, and about 44.4 percent are circular migrante. They find Acbe relatives (71.5 percent) ar usually through the aids of friends or on their own efforts (2.5 percent. The main reason why they live there jobs in the vallages for a while is to earning more money in orther to fulfil. Disides the push factors job opportunities which relative high Hagest in the city which attract than to get off-fare jobs in toun. Economically these mobile activities have substan-tial positive lapacte on the respondents household cone. They can earn some additional money to be able to buy daily commodities which are most needed and for cational purposes of their childran. On the other hand. It alw has some social and cultural Smpacts ?? mutual alds gotong ravang of the community, which gradually fading away and the Baliness people has to tais account on it to

Kata Kunci : Mobilitas Pekerja wanita,Gianyar,Bali

  1. S2-1990-2585-Abstract.pdf  
  2. S2-1990-2585-Bibliography.pdf  
  3. S2-1990-2585-TableofContent.pdf  
  4. S2-1990-2585-Title.pdf