Laporkan Masalah

Pengaruh sampah di tempat penimbunan akhir Dago, Kotamadya Bandung Terhadap Kualitas Airtanah bebas di sekitarnya

A. Fachrudin Arif, Dr. Sutikno; Dr. Sugeng Martopo

1989 | Skripsi | S2 Ilmu Lingkungan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sudah sampai sejauh mana pengaruh lindian (leachate) yang bersumber dari timbunan sampah di Tempat Penimbunan Akhir Dago, Kotamadya Bandung, terhadap kualitas airtanah bebas di sekitarnya. Penelitian lapangan meliputi pemetaan daerah sekitar tempat penimbunan sampah, pengamatan sampah, pengambilan sampel lindian, dan airtanah bebas dari akifer tuf kasar Formasi Cikidang melalui sumur gali dan mata air. Sampel lindian diambil dari sumur gali yang dibuat di tempat timbunan sampah, sedangkan sampel airtanah bebas diambil pada 2 kelompok airtanah bebas, yaitu kelompok airtanah bebas yang belum/tidak masuk ke tempat penimbunan sampah dan berfungsi sebagai kelompok kontrol, dan kelompok airtanah bebas yang sangat mung-kin mengalami kontaminasi, atau pencemaran, Berdasarkan pertimbangan aspek geologi, geomorfologi, hidrogeologi, dan arah aliran airtanah, kelompok yang pertama berasal dari daerah di sebelah utara tempat penimbunan sampah dan di sebelah timur lembah Sungai Cibeunying sedang kelompok kedua berasal dari daerah di sebelah tenggara dan baratdaya tempat penimbunan sampah. Sampel-sampel dianalisis unsur-unsur fisika, kimia, dan bakterinya, sesuai dengan persyaratan Baku Mutu Air Minum berdasar-kan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, No. 01/BIRHUKMAS/I/1975; yang kemudian hasilnya diolah lebih lanjut dengan menggunakan metode Diagram Stiff, dan metode statistik - yaitu analisis pendugaan interval, analisis pengujian hipotesis, dan analisis regresi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa sampah yang berasal dari Kotamadya Bandung dan ditimbun di lokasi tersebut di atas dapat dikatagorikan sebagai sampah padat tak-seragam, yang bersifat organik dan anorganik. Lindiannya dicirikan oleh komponen fisika dan kimia berkadar tinggi, dan mengandung beberapa logam berat berbahaya. Airtanah bebas kontrol telah terkontaminasi oleh limbah rumah tangga, tetapi masih cukup layak dipergunakan sebagai air minum asal dimasak hingga mendidih. Sebagian airtanah bebas yang berada di daerah tenggara, yaitu sejauh 174 meter dari pusat tempat penimbunan sampah, telah tercemar oleh lindian. Pencemaran ini dicirikan oleh 15 macam polutan, yang 4 macam di antaranya merupakan unsur tambahan baru.

-

Kata Kunci : Penimbunan akhir sampah,Kualitas airtanah bebas,Sampah

  1. S2-1989-1781-Abstract.pdf  
  2. S2-1989-1781-Bibliography.pdf  
  3. S2-1989-1781-TableofContent.pdf  
  4. S2-1989-1781-Title.pdf