Laporkan Masalah

Variasi spasial tingkat perkembangan wilayah di kabupaten Pati tahun 1993-2002

Netty Sofiyarini, Dr. Rijanta, M.Sc.; Dr. Lutfi Muta'ali, S.Si., M.T.

2006 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

INTISARI Perbedaan potensi sumberdaya alam dan sumberdaya manusia menyebabkan terjadinya perbedaan tingkat perkembangan di suatu wilayah termasuk di Kabupaten Pati. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis (1) variasi spasial tingkat perkembangan wilayah di Kabupaten Pati, (2) faktor-faktor penentu tingkat perkembangan wilayah di Kabupaten Pati, dan (3) dinamika kesenjangan tingkat perkembangan wilayah di Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan analisis faktor dan peta untuk mengetahui variasi spasial, faktor-faktor penentu tingkat perkembangan wilayah dan faktor-faktor utama yang menggambarkan tingkat perkembangan wilayah, analisis jarak ekonomi, grafik dan trend linier untuk mengetahui dinamika kesenjangan tingkat perkembangan wilayah, dan berbasis pada analisis data sekunder. Lingkup daerah penelitian meliputi 21 kecamatan di Kabupaten Pati. Terdapat tiga tingkat perkembangan wilayah, yaitu tinggi, sedang dan rendah. Pada tahun 1993 terdapat variasi tingkat perkembangan wilayah pada Satuan Wilayah Pembangunan I, II dan III, tidak terdapat variasi pada Satuan Wilayah Pembangunan IV dan V. Pada tahun 2002 terdapat variasi tingkat perkembangan wilayah pada Satuan Wilayah Pembangunan I, II, III dan V, tidak terdapat variasi pada Satuan Wilayah Pembangunan IV. Hasil analisis faktor diperoleh enam faktor utama. Pada tahun 1993 terdiri dari faktor infrastruktur dan produktivitas tambak, kualitas sumberdaya manusia, angka kematian dan rasio ketergantungan, sumberdaya ekonomi wilayah, industri dan pelayanan. Pada tahun 2002 terdiri dari faktor sumberdaya ekonomi wilayah, sumberdaya manusia, pelayanan, fasilitas pendidikan, produktivitas perkebunan utama dan fasilitas ekonomi dan angka kematian. Dinamika kesenjangan tingkat perkembangan wilayah di Kabupaten Pati selama tahun 1993-2002 menunjukkan kecenderungan (trend) menurun pada Kecamatan Tambakromo, Winong, Pucakwangi, Batangan, Jakenan, Margorejo. Gembong. Togowungu. Wedarijaksa. Trangkil dan Dukuhseti, dan kecenderungan meningkat pada Kecamatan Sukolilo, Kayen, Jaken, Juwana, Gabus, Margoyoso, Gunungwungkal, Cluwak dan Tayu.

The different of potential natural and human resource cause of different of region development level include in Pati district too. The aim of this research is to analyze and identification of (1) spatial variation of region development level in Pati district, (2) the factors determines of region development level in Pati district, and (3) the region development disparities dynamics in Pati district. The research uses the factor and map analysis to find out the spatial variation, factors determines and the principal factors of region development level, the economic distance, chart and trend linier analysis to find out the region development disparities dynamics, and the research base on secondary data analysis. The scope of research is include of 21 region in Pati district. There are three level of region development, that is high, medium and low levels. In 1993 there is the spatial variation of region development level in I, II and III region development units and there isn't spatial variation in IV and V region development units. In 2002 there is the spatial variation of region development level in I, II, III and V region development units and there isn't spatial variation in IV region development unit. There are six principal factors, the factors in 1993 are infrastructure and embankment, quality of human resource, mortality and dependency ratio, resource of region economic, industry and service factors, the factors in 2002 are resource of region, human resource, service, education facilities, productivity of prime plantation and economic facility and mortality factors. Within the period 1993-2002 the decrease trend of region development disparities in Tambakromo, Winong, Pucakwangi, Batangan, Jakenan, Margorejo, Gembong. Togowungu. Wedarijaksa, Trangkil dan Dukuhseti regions, and increase trend of region development disparities in Sukolilo, Kayen, Jaken. Juwana, Gabus, Margoyoso, Gunungwungkal, Cluwak dan Tayu regions.

Kata Kunci : variasi, perkembangan, kesenjangan, wilayah,variation, development, disparities, region

  1. S1-2006-129940-abstract.pdf  
  2. S1-2006-129940-bibliography.pdf  
  3. S1-2006-129940-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2006-129940-title.pdf