Peran Kelekatan dan Pengalaman menjadi Ghostee terhadap Ketakutan akan Intimasi pada Dewasa Awal
Jilan Faiha' Dzatunnajdah, Haidar Buldan Thontowi, S.Psi., M.A., Ph.D.
2026 | Skripsi | PSIKOLOGI
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kelekatan, yakni kelekatan menghindar dan cemas, serta pengalaman menjadi ghostee terhadap ketakutan akan intimasi pada dewasa awal. Sebanyak 115 partisipan berusia 18-25 tahun dilibatkan dalam penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan Experience in Close Relationship Revised Scale (ECR-RS) untuk mengukur kelekatan, GHOST Scale untuk mengukur pengalaman menjadi ghostee, dan Fear of Intimacy Scale (FIS) untuk mengukur ketakutan akan intimasi. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelekatan baik menghindar maupun cemas serta pengalaman menjadi ghostee berkontribusi secara signifikan terhadap ketakutan akan intimasi pada dewasa awal. Temuan ini menegaskan pentingnya kelekatan yang terbentuk pada masa anak-anak dan bagaimana pengalaman menjadi ghostee dalam hubungan romantis ini dapat berperan secara positif terhadap ketakutan akan intimasi pada dewasa awal. Penelitian ini diharapkan dapat menyumbangkan literatur yang membahas mengenai kelekatan dan pengalaman menjadi ghostee terhadap ketakutan akan intimasi pada dewasa awal, serta diharapkan dapat menjadi sumber wawasan yang lebih luas dalam perancangan intervensi psikologi dan layanan konseling dengan konteks lingkup hubungan romantis.
This research aims to examine the role of attachment, specifically avoidant, and anxious attachment and the experience of being ghostees on fear of intimacy among emerging adulthood. 115 participants aged 18 to 25 in total were included in this study. The research method used is quantitative design through purposive sampling. This study uses the Experiences in Close Relationships Revised Scale (ECR-RS) to measure attachment, the GHOST Scale to measure the experience of being ghostees, and the Fear of Intimacy Scale to measure fear of intimacy. The data analysis for this study employs multiple linear regression. The findings of this study show that both attachment avoidance and anxiety, as well as the experience of being ghostees, significantly contribute to fear of intimacy among emerging adulthood. This finding confirms the importance of attachment formed in childhood and how the experience of being ghostees in this romantic relationship can positively predicted fear of intimacy among emerging adult. This research is expected to contribute to the literature addressing the relationship between attachment, the experience of being ghostees, and fear of intimacy among emerging adulthood, and to enrich a broader source of knowledge for psychological interventions and counselling services in the context of romantic relationships.
Kata Kunci : intimasi, kelekatan, ghosting, hubungan romantis, dewasa awal