Zonasi potensi pencemaran airtanah bebas untuk arahan penggunaan lahan di sub DAS Tambakbayan kabupaten Sleman propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Noor Tri Ummiyatun, Dr. Ig.L.Setyawan Purnama, M.Si.; Rini Rachmawati, S.Si., M.T.
2006 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANKeseimbangan ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) penting untuk dijaga dan dipelihara, salah satu komponen yang harus dijaga adalah terhindarnya ekosistem ini dari pencemaran, kususnya airtanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana zonasi potensi pencemaran airtanah bebas pada sub DAS Tambakbayan, faktor-faktor yang menyebabkan wilayah tersebut berpotensi untuk tercemar, arahan penggunaan lahan yang sesuai dengan hasil yang diperoleh, serta mengetahui hubungan antara kepadatan penduduk dengan potensi pencemaran airtanah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Le Grand yang dimodifikasi. Le Grand menggunakan lima parameter untuk menentukan potensi pencemaran, yaitu kedalaman muka airtanah, penyerapan di atas permukaan, material penyusun akuifer, gradien hidrolik, dan jarak horisontal terhadap sumber pencemar. Potensi pencemaran dalam penelitian ini dibedakan menjadi dua, yaitu potensi pencemaran statis dan dinamis. Potensi pencemaran statis merupakan potensi pencemaran tanpa ada sumber pencemar, sedangkan potensi pencemaran dinamis menggunakan sumber pencemar (penggunaan lahan). Potensi pencemaran diperoleh dengan melakukan overlay semua peta dimana peta-peta tersebut telah diberi skor masing-masing. Peta potensi pencemaran yang diperoleh selain digunakan untuk memberikan arahan penggunaan lahan yang sesuai, juga digunakan untuk mengetahui hubungannya dengan kepadatan penduduk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari potensi pencemaran secara dinamis, sub DAS Tambakbayan termasuk dalam kategori zone sulit tercemar. Hal ini karena penggunaan lahan di daerah penelitian masih didominasi oleh persawahan (non permukiman). Ditinjau dari potensi pencemaran secara statis, zone sub DAS Tambakbayan tergolong, hal ini tergantung pada faktor yang berpengaruh. Faktor-faktor yang menyebabkan lokasi mudah tercemar, yaitu kedalaman muka airtanah, tekstur tanah, dan material penyusun akuifer yang ditunjukkan dengan rendahnya skor parameter tersebut. Arahan penggunaan lahan pada lokasi berupa kawasan lindung dan kawasan resapan air yang dapat digolongkan juga kedalam kawasan penyangga. Potensi pencemaran dengan kepadatan penduduk berbanding searah dimana potensi pencemaran tinggi maka kepadatan penduduk juga tinggi.
ABSTRACT Balance of drainage basin (DAS) is important to take care add protected, one of component wich masut be take care is protected this DAS from pollution, particulary groundwater. The target of this research is to know pollution potency of unconfined groundwater in Sub DAS Tambakbayan, factor causing the region have impure protency, instruction of land use matching with obtained result, and also know the relation between density with the pollution potency of groundwater. The research used Le Grand method which modification. Le Grand use fiveparameter to determinethe pollution potency, that is deepness of groundwater face, absorbtion of above surface, material of composed aquifer, hydrolic gradien, and horizontal distance to source pollutan. Pollution potency in this researchi is differentiated become two, that is dynamic and static pollution potency. Static pollution potency represent the pollutan potency without the pollutan source, while dynamic pollutan potency use the pollutan source (land use). Pollutan potency obtained by overlay all map where the map have been given the score of each. Map of pollution potency obtained besides used to give the appropriate land use instruction, also used to know relation whit density. Result of research indicate that evaluated from pollution potency dinamicly, research location is included in impure category possible but difficult. This matter because land use in research area still be predomination by rice field. Evaluated from pollution potency staticly, indicating that this area is impure possible because material porus and deepness relative skin-deep. Factors causing impure easy location, that is deepness groundwater face, land texsture and material of composed aquifer poset at lowly the parameter score. Instruction of land use location is covert area and area of water diffusion which can be classified also into prop area. Pollution potency with tde dencity compare unidirectional where high pollution potency hence high dencity also
Kata Kunci : potensi pencemaran, arahan penggunaan lahan,Pollution Potency, Land Use Instruction