Pengaruh Penambahan Pethionine Pada Ransum Dengan Bahan Dasar Tepung Gaplek Terhadap Pertumbuhan Ayam Broiler
Sri Umiyeni, Dr. Soeharto; Drs. Nasrudin, M,Sc., Drs M, Kemal, M.Sc.
1981 | Tugas Akhir | S1 PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan methionine 0,01; 0,2 persen dalam ransum yang mengandung bermacam-macam level tepung gaplek terhadap pertumbuhan anak ayam broiler. 180 ekor anak ayam broiler strain Hubbard umur 1 minggu (Jantan) digunakan dalam penelitian ini. Anak ayam tersebut secara acak dalam 12 perlakuan ransum dan tiap perlakuan diulang 3 kali, Penelitian ini dilakukan selama 7 minggu di bagian ternak Unggas Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, dan hasil penelitian dihitung secara statistik dengan analisis varians dari CRD faktorial (4 x 3). Dari hasil perhitungan data menunjukkan bahwa pertumbuhan berat badan per hari dan konversi makanan per hari selama percobaan untuk masing-masing ransum yang mengandung tepung gaplek 0; 20 30; 40 persen sebesar 34,52; 31,94; 30,20; 30,76 ; dan 2,72; 2,78; 2,98; 2,92. Pertambahan berat badan dan makanan per hari untuk ransum yang mengandung 0; 0,1; 0,2 persen methionine sebesar 29,20; 31,01; 34,61 g dan 3,00; 2,78; 2,70. Penggunaan 0,2 persen methionine nyata meningkatkan pertambahan berat badan (P < 0,05), akan tetapi konsumsi makanan tidak berbeda oleh level tepung gaplek di dalam ransum. Penambahan methionine 0,1 persen dan 0,2 persen meningkatkan - konsumsi makanan, tetapi untuk 0,1 persen methionine secara statistik tidak berbeda nyata, sedang untuk 0,2 persen methioenine berbeda nyata (P < 0,05). Penggunaan tepung gaplek yang tinggi cenderung untuk menggunakan konversi makanan, sedangkan penambahan methionine nyata meningkatkan konversi makanan, Dari hasil tersebut ambil kesimpulan bahwa, tepung gaplek dapat digunakan dalam ransun ayam broiler sampai 40 persen dengan ditambah 0,2 persen methionine
Kata Kunci : Pethionine Pada Ransum; Dengan Bahan Dasar Tepung Gaplek, Terhadap Pertumbuhan Ayam Broiler;