Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Enviromental, Social, and Governance (ESG) Terhadap Market Value Added (MVA) Dengan Kepemilikan Asing Sebagai Variabel Moderasi

Ali Fahmi, R. Agus Sartono, Prof., Dr., M.B.A.,

2026 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Konsep keberlanjutan telah menjadi perhatian global karena dampak negatif perubahan iklim, isu sosial, dan tata kelola yang buruk terhadap perekonomian. Adanya isu pencemaran lingkungan, pelanggran hak asasi manusia, serta pelanggaran tata kelola menjadikan citra perusahaan buruk yang menyebakan turunnya nilai perusahaan (firm value) di pasar.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak ESG terhadap market value added perusahaan dengan kepemilikan asing sebagai variabel moderasi. Dengan menggunakan analisis regresi data panel, penelitian ini menguji 212 perusahaan di luar sektor keuangan yang terdaftar di Bursa saham yang ada di ASEAN-5 selama tahun 2017-2024, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Kinerja perusahaan diukur menggunakan pendekatan market value added, struktur kepemilikan yang dianalisa dalam penelitian ini adalah kepemilikan asing yang ada di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa kinerja ESG berdampak positif signifikan atas market value added perusahaan di semua negara ASEAN-5 secara keseluruhan, sedangkan pengaruhnya dilaporkan secara individual hanya di Malaysia, Singapore dan Pilipina. Kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola juga terbukti berdampak positif signifikan terhadap market value added perusahaan. Kepemilikan asing terbukti dapat memperkuat hubungan antara kinerja ESG dan market value added perusahaan. Kepemilikan asing terbukti tidak dapat memperkuat hubungan antara kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola terhadap market value added perusahaan. Keterbatasan dari penelitian ini adalah penggunaan sampel yang terbatas hanya pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa saham yang ada di ASEAN-5 selama periode 2017-2024, ESG belum sepenuhnya diterapkan di beberapa negara di ASEAN-5, serta penggunaan data ESG berupa ESG Score dari Refinitiv karena keterbatasan akses data. Temuan penelitian ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan bagi investor maupun perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi serta menjadi pedoman untuk penelitian mendatang yang terkait dengan praktik ESG, baik di ASEAN-5 maupun di negara lainnya, baik dalam skala regional maupun global.

The concept of sustainability has become a global concern due to the adverse economic impacts of climate change, social issues, and poor governance on the economy. Environmental pollution, human rights violations, and governance breaches can damage corporate reputation and lead to a decline in firm value in the market. This study aims to examine the impact of ESG on firms’ market value added, with foreign ownership as a moderating variable. Using panel data regression analysis, the study investigates 212 non-financial companies listed on stock exchanges across the ASEAN-5 countries during 2017–2024, selected through purposive sampling. Firm performance is measured using the market value added approach, while the ownership structure analysed in this study focuses on foreign ownership. The results show that ESG performance has a significantly positive effect on firms’ market value added across the ASEAN-5, while country-level analysis indicates significant effects only in Malaysia, Singapore, and the Philippines. Environmental, social, and governance performance are also found to have a significantly positive effect on firms’ market value added. Foreign ownership is proven to strengthen the relationship between ESG performance and firms’ market value added. However, foreign ownership does not strengthen the relationship between environmental, social, and governance performance and firms’ market value added. This study is limited by its sample, which includes only non-financial companies listed on ASEAN-5 stock exchanges during the 2017–2024 period; the fact that ESG has not been fully implemented in several ASEAN-5 countries; and the use of Refinitiv ESG Scores due to data access constraints. The findings may serve as considerations for investors and companies in making investment decisions and as a reference for future research on ESG practices, both within the ASEAN-5 and in other countries, at regional and global levels.

Kata Kunci : Kinerja ESG, Market Value Added, Kepemilikan Asing

  1. S2-2026-530142-abstract.pdf  
  2. S2-2026-530142-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-530142-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-530142-title.pdf