Penggunaan magnet sebagai retensi tambahan mahkota Stainless Steel pada gigi molar kedua desidui rahang bawah yang mengalami karies luas :: Laporan kasus
GALIB B., Nurhaedah H, drg. Hj. Siti Bale Sri Rantinah, SU.,Sp.KGA
2005 | Tesis | PPDGS I Ilmu Kedokteran Gigi AnakExtensive caries was a caries lesion that involved one or more tooth surfaces. The mandibular second primary molar was a caries that had high enough rate of deep and breadth with 65,7% of prevalence. The mandibular second primary molar suffered extensive caries is an indication of stainless steel crown restoration. Stainless steel crown is often loose since heavy decay of clinical crown is not enough for retention of restoration. The aim of this case report was to evaluate the using of magnet as addition retention of stainless steel crown on the mandibular second primary molar suffered extensive caries. A case in a 6 years old girl with pulp gangrene diagnosis on the mandibular second primary molar was reported to suffer extensive caries. Stainless steel crown with a magnetic retention of stainless steel crown on the mandibular second primary molar was used in this treatment. The way of applying the magnetic in this case is between magnetic I on the stainless steel crown and magnetic II on the mandibular primary molar. The evaluation after 6 months showed retention remained good, gingival was normal, there was no a pathological disorder on tissues of supporting tooth. Key word: the mandibular second primary molar, extensive caries, stainless steel crown, magnetic retention
Karies luas merupakan lesi karies yang telah melibatkan satu atau lebih permukaan gigi. Gigi molar kedua desidui rahang bawah merupakan kasus karies yang mempunyai tingkat kedalaman dan perluasan yang cukup tinggi dengan prevalensi 65,7%. Gigi molar desidui rahang bawah yang mengalami karies luas merupakan indikasi restorasi mahkota stainless steel. Seringkali restorasi mahkota stainless steel lepas oleh karena kerusakan mahkota klinis yang luas tidak cukup untuk retensi restorasi. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan penggunaan magnet sebagai retensi tambahan mahkota stainless steel pada gigi molar kedua desidui rahang bawah yang mengalami karies luas. Dilaporkan suatu kasus pada anak perempuan yang berumur 6 tahun dengan diagnosis gangren pulpa pada gigi molar kedua desidui rahang bawah yang mengalami karies luas. Restorasi mahkota stainless steel dengan retensi magnet pada gigi mahkota stainless steel dan gigi molar kedua desidui rahang bawah digunakan dalam perawatan ini. Cara aplikasi magnet pada kasus ini adalah magnet I diaplikasikan pada mahkota stainless steel dengan magnet II pada gigi molar kedua desidui rahang bawah. Evaluasi selama 6 bulan menunjukkan retensi tetap baik, gingiva normal, tidak ada kelainan pathologis pada jaringan pendukung gigi serta pasien merasa puas dan nyaman karena gigi tersebut sudah dapat dipakai untuk mengunyah dengan baik
Kata Kunci : Gigi Anak,Karies Luas,Mahkota Stainless Steel,Magnet