PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK-HAK AWAK BUAH KAPAL ATAS PERJANJIAN KERJA LAUT YANG TELAH HABIS JANGKA WAKTU DI PT XYZ
Ditha Nurlaila Azhomah, Dr. Murti Pramuwardhani Dewi, S.H., M.Hum.
2026 | Tesis | S2 ILMU HUKUM JAKARTA
INTISARI
Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan hukum terhadap
hak-hak awak buah kapal atas Perjanjian Kerja Laut yang telah habis jangka
waktu di PT XYZ dan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana peran
Syahbandar Banten dalam menghadapi kondisi awak buah kapal yang tetap bekerja
tanpa adanya pembaruan perjanjian kerja laut.
Metode
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif-empiris dengan sifat
penelitian deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data
primer yang didapatkan dari penelitian lapangan dengan melakukan penentuan
sampel secara purposive sampling dan wawancara langsung kepada responden dan
narasumber dengan alat pengumpulan data berupa pedoman wawancara. Data sekunder
didapatkan melalui bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum
tersier. Selanjutnya data yang terkumpul baik dalam penelitian lapangan dan
kepustakaan dilakukan analisis secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan
secara deduktif.
Hasil
penelitian ini terdapat ketidaksesuaian antara regulasi yang berlaku dengan
fakta di lapangan di PT XYZ. Pertama, perlindungan hukum terhadap hak-hak awak
buah kapal belum terpenuhi secara optimal, karena PT XYZ tidak melakukan
pembaruan perjanjian kerja laut awak buah kapal yang masa kontraknya telah
berakhir namun masih dipekerjakan serta hak-hak yang diberikan PT XYZ tidak
sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal ini menimbulkan
ketidakpastian hukum mengenai status hubungan kerja awak buah kapal dan
menimbulkan ketidakadilan hukum terhadap hak-hak awak buah kapal. Kedua, peran
Syahbandar Banten sebagai instansi yang berwenang belum maksimal dan tidak
proaktif dalam melakukan pengawasan rutin secara langsung terhadap perjanjian
kerja laut.
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Awak Buah Kapal, Perjanjian Kerja Laut, Syahbandar Banten
ABSTRACT
This research aims to
identify and analyze the legal protection of the rights of crew members whose
employment contracts have expired at PT XYZ and it also aims to identify and
analyze the role of the Banten Harbor Master in handling crew members who
continue to work without contract renewal.
This research method
uses a normative-empirical legal research method with a descriptive nature. The
data used in this research include primary data obtained from field research
using purposive sampling and direct interviews with respondents and informants
using interview guidelines as data collection tools. Secondary data were
obtained through primary, secondary, and tertiary legal materials. Furthermore,
the data collected from both field research and literature were analyzed
qualitatively and deductively.
The results of this research indicate a discrepancy between the applicable regulations and the facts on the ground at PT XYZ. First, legal protection for the rights of crew members has not been optimally fulfilled, because PT XYZ does not renew the seafarer’s employment agreement of crew members whose contracts have expired but are still employed, and the rights granted by PT XYZ do not comply with legal provisions and regulations. This creates legal uncertainty regarding the status of the work relationship of crew members and creates legal injustice towards the rights of crew members. Second, the role of the Banten Harbor Master as the authorized agency is not yet optimal and is not proactive in conducting direct routine supervision of seafarer’s employment agreement.
Keywords: Legal Protection, Crew Members, Seafarer’s
Employment Agreement, The Banten Harbor Master
Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Awak Buah Kapal, Perjanjian Kerja Laut, Syahbandar Banten