Konservasi Hijauan Hasil Sisa Pertanian Dengan Cara Pembuatan Hijauan Kering (HAY)
Darchutni. A, Dr. Soekanto L.; Ir. Subur Priyono; Ir. Timan Soetarnoo
1979 | Skripsi | S1 PETERNAKANTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara yang baik dalam pembuntan hijauan kering (hay) dari hasil sisa pertanian. Uebelum dilakukan pengeringan, dipilih jerami jagung yang baik untuk dikeringkan. Pengeringan dilakukan menurut susunan faktorial 2 x 2, dengan dan tanpa atap dan dengan dan tanpa para. detelah kering jJerami disinmpsn didalanm gudang selnma dua bulan. selama penelitian tercatat rata-rata cursh hujan 14,9 mm yeng jatuh hampir setiap hari, temperatur maximum dan minimum rata-rata 34,900 dan 22.4°C. Laju penurunan kadar air setiap hari pada atap dengun para 3,18 persen (r= 0,97), dengan atap diatas tansh 2,91 persen (r=z 0,98), tanpa atap dengan para 1,61 persen (r.: 0,84) dan tanpa atap diatas tanah 1,20 persen (1r.=0,63). Jerami yang dikeringkan dengan atap berwarna coklat kekuningsn dan tonpa atap coklat. Jamur lebih banyak tumbuh pada Jerami tanpa atap diatas tanah, Penurunan bahan kering tonpa atap Rebih besar {(P< 0,01) dan juga kadar pigmen kasar (P< 0,01) dibandingkan tanpa para. Daya cerna invitro bahan kering dan bahan organis di bawah atap lebih besar (P<0,01) dari pada tanpa atap.
Kata Kunci : Konservasi Hijauan, Hasil Sisa Pertanian, Cara Pembuatan Hijauan Kering (HAY)