Laporkan Masalah

Pengaruh penambahan membran kolagen terhadap regenerasi periodontal pada perawatan kerusakan Intra Boni dengan Anorganic Bovine Bone

CHRISTIANIE, drg. Haryana Budihardjo, SU.,Sp.Perio

2005 | Tesis | PPDGS I Periodonsia

Kerusakan intraboni merupakan akibat dari penyakit infeksi yang menyebabkan perubahan pada tulang alveolar sehingga terjadi kerusakan tulang yang dapat menyebabkan lepasnya gigi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data klinis dari pengukuran jaringan lunak dan jaringan keras dalam kerusakan intraboni yang dirawat dengan anorganic bovine bone atau penambahan anorganic bovine bone dengan membran kolagen. Penelitian melibatkan 5 pasien dengan jumlah sampel 20 gigi yang mengalami kerusakan intraboni. Tiap sampel dipilih secara random sampling untuk dirawat dengan anorganic bovine bone atau anorganic bovine bone dengan membran kolagen. Setelah dilakukan perawatan awal, dilakukan pengukuran data awal, 3 bulan dan 6 bulan sesudah perawatan meliputi pengukuran kedalaman poket, tingkat perlekatan klinis, bleeding on probing, tinggi tulang alveolar. Data di analisis dengan anava 1 jalur mixed 1 faktor. Hasil menunjukkan bahwa pada kedua prosedur bedah terdapat perbedaan yang bermakna pada pengurangan kedalaman poket, peningkatan tingkat perlekatan klinis, pengurangan bleeding on probing, serta penambahan tinggi tulang alveolar, dan adanya perbedaan yang bermakna antara ke dua group. Kesimpulan menunjukkan bahwa penambahan membran kolagen dengan anorganic bovine bone lebih menguntungkan pada regenerasi periodontal dalam perawatan kerusakan intraboni

Intrabony defect is an infectious disease of the alveolar bone,changes that occur is bone destruction that is responsible for tooth loss. The aim of this study was to provide clinical data of soft tissue and hard tissue measurements in intrabony defect treated with anorganic bovine bone alone or in combination with collagen membrane. This study included 5 patients with 20 teeth of intrabony defect. Each sample was randomly assigned to treatment with either a collagen membrane in combination with anorganic bovine bone or anorganic bovine bone alone. Following basic therapy, baseline, 3 months and 6 months after surgery measurement were recorded including probing depth, clinical attachment level, bleeding on probing and level of bone beight. The data analyzed using Anava mixed 1 factor. The results showed that in both surgical procedure there were statistically significant differences on probing depth reduction and gain in clinical attachment level, the reduction of bleeding on probing and the increased of level of bone height. The conclusion was the used anorganic bovine bone combined with collagen membrane seemed to be more advantageous in periodontal regeneration wih intrabony defects

Kata Kunci : Periodontis,Kerusakan Intra Boni,Anorganic Bovine Bone,Kolagen


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.