Laporkan Masalah

POLA ALIRAN DAN PENURUNAN TEKANAN ALIRAN SEARAH VERTIKAL KE ATAS DENGAN PERUBAHAN PENGUKURAN KETINGGIAN

Yoanes Leonardi, Ir. Fauzun, S.T. M.T.,, Ph.D., IPM., ASEAN.Eng

2012 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Aliran dua fase dapat dibedakan atas beberapa bagian yaitu atas wujud fasenya, arah aliran dan kedudukan atau posisi saluran. Bila dilihat dari wujud fasenya dapat terdiri dari fase gas-cair, gas-padat, cair-padat. Berdasarkan dari arah aliran terdiri dari aliran searah dan berlawanan arah. Sedangkan bila ditinjau dari kedudukan atau posisi saluran, terdapat aliran mendatar (horizontal),aliran tegak (vertical) dan miring. Penelitian ini memakai pipa transparan berdiameter dalam 19 mm, dengan air dan udara sebagai fluida. Arah aliran vetikal ke atas dengan panjang pipa 8 m. Penelitian ini menggunakan variasi debit udara konstan dan debit air konstan. Dimana debit air dari 0,000167 m3/s sampai 0,00116 m3/s dan debit udara dari 0,000787 m3/s sampai 0,00551 m3/s, dan tekanan udara pada 1 atm, temperatur 20 0c. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan memvariasikan debit dari fluida, dan ketinggian dapat mempengaruhi pola aliran dan penurunan tekanan. Dimana pola aliran yang didapat adalah pola aliran plug, dan churn. Untuk penurunan tekanan sangat dipengaruhi oleh gravitasi dan gesekan pada dinding pipa. Pola kantung udara yang semakin besar dan panjang akan mengakibatkan penurunan tekanan yang sangat besar.

Kata Kunci : aliran udara-air, vertikal searah ke atas, pengukuran ketinggian, pola aliran, penurunan tekanan.

  1. S1-FTK-2012-Yoanes_Leonardi-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2012-Yoanes_Leonardi-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2012-Yoanes_Leonardi-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2012-Yoanes_Leonardi-title.pdf