Laporkan Masalah

Pengelolaan sampah di desa Panggungharjo kec. Sewon kab. Bantul (Studi kasus di dusun Krapyak Kulon dan dusun Pandes)

Muhammad Widodo, Drs. S. Sutanto B.R., M.S.; Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si.

2009 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Sampah merupakan salah satu penyebab lingkungan menjadi rusak yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Aktivitas manusia dalam rangka pemenuhan kebutuhan sehari hari mempunyai efek samping yaitu peningkatan jumlah maupun jenis sampah. Peningkatan ini terutama terjadi di tingkat rumah tangga, yang dipengaruhi oleh adanya perbedaan karakteristik sosial ekonomi penduduknya. Pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga sangat dipengaruhi oleh adanya tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku setiap anggota masyarakat. Pengelolaan sampah dapat dilakukan secara individu maupun kelompok masyarakat, untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang bersih dan sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui metode penanganan sampah dalam rangka pengelolaan sampah yang dilakukan masyarakat di Dusun Krapyak Kulon dan Dusun Pandes Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon, 2) mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terhadap tingkat pengelolaan sampah di Dusun Krapyak Kulon dan Dusun Pandes Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey, dengan cara wawancara langsung respoden menggunakan kuisioner sebagai alat pengumpul data tentang sampah dan pengelolaannya. Responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu kepala rumah tangga di 2 dusun yaitu di Dusun Krapyak Kulon dan Dusun Pandes dengan jumlah responden sebanyak 100. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu; 1) metode penanganan sampah di Dusun Krapyak Kulon lebih beragam dibandingkan di Dusun Pandes. Hal ini dikarenakan Dusun Krapyak Kulon menerapkan 5 metode penanganan sampah seperti dibuang sembarangan, dibuang ke aliran air, dibakar, ditanam dikumpulkan, sedangkan Dusun Pandes hanya menerapkan 4 metode tanpa ada metode pengumpulan sampah 2) terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan tingkat sikap dengan pengelolaan sampah di daerah penelitian, sedangkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat perilaku dengan pengelolaan sampah di daerah penelitian

Waste is one of the cause of environmental damage which cannot separated from human's life. Human activities in order to daily requirement accomplishment has a side effect, that is enhancement of quantities and kinds of waste. This enhancement especially occur in house hold level that is influenced by existence of difference resident social economic characteristic. Waste management in house hold level is very influenced by existence of knowledge degree, attitude and behavior every member of society. Waste management can be done individually and also group of society, in order to create a clean and healthy residence environment. The purposes of this research are 1) knowing the handling method in order to waste management by society in West Krapyak and Pandes Hamlet, Panggungharjo village Sewon district, 2) knowing the knowledge level, attitude level and behavior level of society concerning waste management level that is done in West Krapyak and Pandes Hamlet, Panggungharjo village Sewon district. Research method that is used in this research is survey, with the direct interview respondents use questionnaire as a means of data collecting about waste and its management. Respondents that is becoming a sample in this research were head of a house hold in two hamlet, West Krapyak and Pandes Hamlet with total respondent were 100 sample. The result that is obtained in this research were; 1) handling method in West Krapyak hamlet is more vary compared to Pandes hamlet. This Matter because West Krapyak hamlet by applying apply 5 garbage handling method like thrown promiscuously, thrown to current, burned, to be planted to be to be collected, while Pandes hamlet only applying 4 method without there is to be collected method gathering waste 2) there are relation which is signifikan between knowledge level and attitude level with waste management in research area, while do not there are relation which is signifikan between behavioral level with waste management in research area,

Kata Kunci : waste, waste management level, knowledge level, attitude level, and level behavior,sampah, tingkat pengelolaan Sampah, tingkat pengetahuan, tingkat sikap, dan tingkat perilaku

  1. S1-2009-167645-Abstract.pdf  
  2. S1-2009-167645-Bibliography.pdf  
  3. S1-2009-167645-TableofContent.pdf  
  4. S1-2009-167645-Title.pdf