Kajian industri pariwisata pasca gempa di obyek wisata pantai Parangtritis Yogyakarta
Nurul Lathifah, Sudrajat, S.Si., M.P.; Sri Rahayu Budiani, S.Si., M.Si.
2008 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi sebagai penghasil devisa Negara. Gempa yang terjadi 27 Mei 2006 telah mengakibatkan kerugian besar. Salah satu aspek yang terkena imbasnya adalah sektor pariwisata. Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) mengetahui kondisi kepariwisataan Pantai Parangtritis pasca gempa, (2) mengetahui persepsi wisatawan terhadap kondisi kepariwisataan pasca gempa di Pantai Parangtritis. Penelitian ini dilakukan di obyek wisata Pantai Parangtritis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survai. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive sampling. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 79 responden yang terdiri 44 responden wisatawan yang dientukan dengan cara accidental sampling dan 35 responden pelaku usaha ditentukan dengan quota sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif dan studi dokumentasi. Studi dokumentasi berupa data sekunder dari lembaga yang terkait dengan kepariwisataan. Analisis deskriptif digunakan tabel frekuensi dan skoring yang menggambarkan kondisi aktivitas pariwisata Pantai Parangtritis. Uji statistik dengan Paired Sample T Test untuk mengetahui keadaan sebelum dan sesudah gem??. bahwa gempa bumi Hasil penelitian menunjukkan mengakibatkan penurunan pada jumlah wisatawan dan kerusakan fasilitas wisata. Penurunan wisatawan sebesar (-86,85%) dari akhir Mei-Juni 2006. Wisatawan setelah berkunjujung ke Pantai Parangtritis memberikan penilaian negative terhadap kenyamanan, keamanan, kebersihan, keindahan, kondisi bangunan fasilitas, kelengkapan fasilitas wisata, jumlah kunjungan, dan jumlah atraksi wisata di obyek wisata Pantai Parangtritis. Pendapatan wisata dari retribusi masuk juga mengalami penurunan sebesar (-86,94%).
The tourism is the one of economic sector as state's stock exchange producer. Earthquake that happened at 27 may 2006 have resulted the big loss. One of aspect incurred by its glimpse is tourism sector. The purpose of this research is knows the coastal tourism condition of Parangtritis after earthquake. Knowing tourist's perception, to condition after earthquake in coast Parangtritis. This research is conducted in coastal obyek wisata of parangtritis. Method which is in using in this research is method of research survey. Research location conducted by purposive is sampling. Sum up the sample which is in taking as much 79 responden composed by 44 tourist respondents determined by accidental sampling and 35 perpetrator respondents oflis effort determined by quota sampling. method analyses the data use quantitative with the technique analyses the descript and study documentation. Study documentations in the form of data secondary from related/relevant institute with the tourism. Descriptive analysis used by the tables of frequency and storing depicting coastal tourism activity condition of Parangtritis- Statistical Test by paired is sample T test to know the circumstance of before and hereafter earthquake. The result of research giving that earthquake result the degradation at amount of tourist and damage of facility. Tourist degradation of equal to (-86,85%) and final of May-June 2006. Tourist after paying a visit to coast Parangtritis give the negative assessment to freshmen, hygiene, beauty of, condition of building facility, equipment of facility wisata, sum up the visit and sum up the attraction wisata. Earnings of Wisata and retribution ODTW also experience of the degradation of equal to (-86,94%).
Kata Kunci : Industri Pariwisata, Kawasan Parangtritis, Pasca Gempa,Industrial Tourism, Parangtritis Area, After Earthquake