Conscientiousness dan Produktivitas Kerja di Industri Tambang: Analisis Berdasarkan Data IFLS-5
Ratnina Zainatin Qibtya, Dr. rer. pol. Bhina Patria, S.Psi., M.A.
2026 | Skripsi | PSIKOLOGI
Human resource management in the mining industry is a crucial aspect that supports the sustainability of this sector amid various challenges. Employee productivity is a key indicator of human resources management that needs continuous improvement. Conscientiousness, as a personality dimension, plays a role in shaping individual attitudes and behaviors at work, including productivity. This study utilizes data from IFLS-5 and employs multiple linear regression to analyze the effect of conscientiousness on work productivity (N=181). These findings suggest the potential influence of other factors, such as situational strength theory, as well as the definition and operationalization of the work productivity variable used in the IFLS-5 data
Pengelolaan sumber daya manusia di industri pertambangan menjadi aspek krusial yang menopang keberlangsungan industri ini di tengah berbagai tantangan. Produktivitas karyawan merupakan indikator pengelolaan sumber daya manusia yang perlu ditingkatkan secara berkelanjutan. Salah satu faktor psikologis, yaitu dimensi kepribadian conscientiousness berperan pada proses individu membentuk sikap dan perilakunya dalam pekerjaan, termasuk produktivitas kerja. Penelitian ini menggunakan data IFLS-5 dan metode regresi linear berganda untuk menganalisis pengaruh conscientiousness terhadap produktivitas kerja (N=181). Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan antara conscientiousness dan produktivitas kerja. Temuan ini mengindikasikan adanya kemungkinan pengaruh faktor lain, seperti situational strength theory, serta definisi konstruksi variabel produktivitas kerja yang digunakan dalam data IFLS-5.
Kata Kunci : Conscientiousness, Produktivitas Kerja, Sektor Pertambangan, IFLS-5