Laporkan Masalah

Efektivitas kombinasi Ketamin 0,4 mg/kgbb IV dan Dekstrometorfan 30 mg oral sebagai preemptive analgesia pada operasi di abdomen

FIRMANSYAH, dr. I.G.N.R. Artika, SpAn.KIC

2004 | Tesis | PPDS I Anestesiologi dan Reanimasi

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya efektivitas kombinasi ketamin 0,4 mg/kgbb intravena dan dekstrometorfan 30 mg oral sebagai obat preemptive analgesia pada pasien yang akan menjalani operasi di abdomen. Disain : Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan uji klinis secara acak terkendali buta. Ruang lingkup : Pasien yang menjalani operasi abdomen di RS Dr Sardjito. Subyek : Pasien dewasa berusia 18 – 55 tahun, ASA I – II dengan jumlah total sampel 136 orang. Intervensi : Setelah pemberian dekstrometorfan atau plasebo 90 menit sebelum operasi, di kamar operasi sebelum insisi dan sesudah menutup luka operasi diberikan ketamin 0,4 mg/kgbb. Observasi dilakukan dilakukan di ruang pemulihan selama 2 jam dan di bangsal selama 6jam. Pengukuran utama : Nilai VAS dan kebutuhan analgetika yang pertama kali. Kesimpulan : Hasil penelitian ini didapatkan pemberian kombinasi dekstrometorfan 30 mg oral dan ketamin 0,4 mg/kgbb intravena secara nyata (p=0,000) memberikan nilai VAS yang lebih kecil dan memberikan kebutuhan analgetika lebih lama dibandingkan hanya memberikan ketamin 0,4 mg/kgbb intravena saja.

Objectives : To evaluate the preemptive effect of combination oral dextromethorphan 30 mg and intravenous ketamine 0,4 mg/kgbw on postoperative abdominal surgery. Method : In a randomized, double-blinded, control trial. Setting : Adults undergoing abdominal surgery in Sardjito General Hospital. Subject : One hundred thirty six samples, between 18 – 55 year old and ASA I – II. Interventions : Subjects were divided into two groups. The group A was administered DMP 30 mg oral and group B the placebo 90 minutes before the operation begin. All patients were given ketamin 0,4 mg/kgbw 5 minutes before the first incision and 5 minutes before the N2O stop at the ehd of the surgery. All patients were observed for two hour in a recovery room and six hour in ward. Results : From the study we found that patients received oral dextromethorphan and IV ketamine tended to give lower VAS and longer need the analgetic requirement (p=0,000).

Kata Kunci : Anestesi,Nyeri Paska Operasi,Preemptive Analgesia,Ketamin dan Dekstrometorfan, Preemptive analgesia, dextromethorphan, ketamine

  1. S2-2004-PAS-Firmansyah-Abstract.pdf  
  2. S2-2004-PAS-Firmansyah-Bibliography.pdf  
  3. S2-2004-PAS-Firmansyah-TableofContent.pdf  
  4. S2-2004-PAS-Firmansyah-Title.pdf